Jakarta mengalami peningkatan titik banjir akibat hujan deras yang mengguyur sore ini, dengan 54 rukun tetangga (RT) terendam dan ketinggian air mencapai 160 cm.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, menjelaskan bahwa kondisi ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi serta luapan Kali Krukut dan Mampang.
Kondisi Banjir di Jakarta
Banjir yang melanda Jakarta saat ini berdampak signifikan bagi warga, terutama di Jakarta Selatan dan Timur. BPBD mencatat, genangan mencapai 160 cm di Kelurahan Cipete Utara dengan tiga RT terendam.
Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan banjir menyebar ke kelurahan lain, seperti satu RT di Cilandak Barat dengan ketinggian air 80 cm, dan 26 RT di Petogogan dengan ketinggian 30 cm.
Kondisi ini menjadikan perhatian serius bagi pemerintah kota yang mengerahkan personel untuk menangani dampak banjir. Yohan menggarisbawahi pentingnya tindakan cepat untuk mengurangi resiko yang ditimbulkan.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Upaya Penanganan Banjir
BPBD DKI Jakarta tengah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Bina Marga. Langkah ini dilakukan untuk menyedot genangan serta memastikan fungsi saluran air beroperasi dengan baik.
Yohan juga menekankan pentingnya kehadiran petugas di lapangan untuk memantau perkembangan dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat. 'Banjir terparah berada di Kelurahan Cipete Utara,' tambahnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan. 'Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112,' ucap Yohan.
Rincian Titik Banjir
Per pukul 20.00 WIB, tercatat 54 RT di Jakarta terendam. Di Jakarta Selatan, Kelurahan Cilandak Barat memiliki satu RT dengan ketinggian 80 cm, dan Cipete Utara dengan tiga RT yang terendam hingga 160 cm.
Kelurahan Petogogan juga mencatat 26 RT terendam dengan air setinggi 30 cm, sementara Kuningan Barat terdapat enam RT dengan ketinggian air 110 cm akibat luapan Kali Mampang.
Di Jakarta Timur, satu RT di Kelurahan Tengah mengalami ketinggian air 60 cm. Situasi ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan sumber daya air di ibu kota memerlukan perhatian ekstra.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: