Kategori Berita
Selasa, 02 JUNI 2026 • 20:05 WIB

BRIN Memperbaiki Kesalahan Gambar Lambang Negara di Media Sosial

BRIN Memperbaiki Kesalahan Gambar Lambang Negara di Media SosialBRIN Memperbaiki Kesalahan Gambar Lambang Negara di Media Sosial

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru-baru ini meminta maaf setelah kritik yang meluas mengenai konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang mereka unggah. Konten tersebut dianggap memiliki ilustrasi Garuda Pancasila yang tidak sesuai dengan lambang negara.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Ilustrasi tersebut diduga dihasilkan menggunakan kecerdasan buatan, menunjukkan jumlah bulu sayap yang tidak tepat dan komponen lain yang bertentangan dengan regulasi resmi. Kritikan ini memicu perdebatan di media sosial mengenai pentingnya menjaga kesakralan lambang negara.

Reaksi Publik Terhadap Konten BRIN

Kritik terhadap BRIN muncul karena ilustrasi Garuda yang dihadirkan tidak sesuai dengan kaidah yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Lambang Negara. Dalam unggahan yang viral di media sosial, terlihat bahwa Garuda Pancasila hanya memiliki 15 dan 16 helai bulu sayap, yang seharusnya harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal ini mengundang perhatian masyarakat dan memicu diskusi mencakup pentingnya menjaga kesakralan simbol nasional. Banyak warganet mengingatkan bahwa lambang negara bukan sekadar gambar, tetapi merupakan representasi dari identitas dan harga diri bangsa.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Pernyataan Maaf dari BRIN

Menanggapi kritik tersebut, BRIN melalui akun resmi mereka @brin_Indonesia di media sosial X, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Lembaga tersebut menyatakan, 'BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan.'

Dalam pernyataan tersebut, BRIN juga menekankan bahwa insiden ini akan menjadi pelajaran bagi mereka untuk lebih berhati-hati dalam pembuatan dan penyebaran konten di masa mendatang. Kejadian ini menunjukkan pentingnya tanggung jawab dalam menggunakan simbol negara.

Tindak Lanjut dan Apresiasi Terhadap Kritik

Sebagai langkah perbaikan, BRIN mengkonfirmasi bahwa konten yang dipersoalkan telah diperbaiki. Mereka menyampaikan, 'Kami menghaturkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kontrol dari seluruh lapisan masyarakat kepada BRIN.'

Penting untuk dicatat bahwa lambang negara Indonesia harus merepresentasikan simbol-simbol yang telah ditetapkan secara resmi, termasuk jumlah bulu yang melambangkan tanggal proklamasi. Komitmen BRIN untuk memperbaiki dan mendengarkan masukan masyarakat menjadi langkah positif dalam menjaga marwah lambang negara.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

BRIN Memperbaiki Kesalahan Gambar Lambang Negara di Media Sosial

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!