Putri Kusuma Wardani Siap Hadapi All England 2026 sebagai Wakil Tunggal Putri Indonesia
Putri Kusuma Wardani resmi menjadi satu-satunya wakil Indonesia untuk nomor tunggal putri di All England 2026. Dengan semangat tinggi, ia bersiap meraih prestasi di ajang bergengsi ini.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Putri mengakui tantangan yang dihadapinya dan tetap optimis meraih hasil positif untuk menginspirasi junior-juniornya di cabang bulu tangkis.
Putri Kusuma Wardani mengungkapkan situasi yang dihadapinya, 'Biasa saja, karena juga dari kemarin sendiri. Cuma kayak, ya, pasti ada pressure tersendiri saja, sih.' Ini menunjukkan kesadarannya akan beban sebagai satu-satunya wakil.
Lebih jauh, Putri berharap penampilannya dapat memotivasi junior-junior di cabang tunggal putri, mengatakan, 'Aku kayak lebih untuk motivasi juga untuk bisa tampil baik, juga bisa membawa hal-hal positif di setiap pertandingan supaya junior-junior bisa lebih semangat lagi.'
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Putri tidak hanya menghadapi tekanan, tetapi juga memiliki target khusus di All England. Ia berkomitmen untuk mencapai babak delapan besar, menjadikannya tujuan yang realistis.
'Target aku bisa masuk ke 8 besar dulu,' jelasnya sambil menunjukkan optimisme untuk kompetisi mendatang. Putri merasa antusias dengan kesempatan ini, menambahkan, 'Aku cukup excited bisa tampil di All England lagi untuk tahun ini.'
All England 2026 dijadwalkan berlangsung dari tanggal 3 hingga 8 Maret di Utilita Arena Birmingham, Inggris. Ini merupakan salah satu agenda penting dalam kalender bulu tangkis internasional.
Sebanyak 24 atlet Indonesia akan berpartisipasi dalam turnamen ini, menegaskan komitmen dan dedikasi negara dalam dunia bulu tangkis global.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: