BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 29 JANUARI 2026 • 16:06 WIB

Kontroversi Keamanan WhatsApp: Durov dan Musk Beri Peringatan Keras

Kontroversi Keamanan WhatsApp: Durov dan Musk Beri Peringatan KerasKontroversi Keamanan WhatsApp: Durov dan Musk Beri Peringatan Keras

WhatsApp tengah menjadi sorotan setelah adanya gugatan hukum di Amerika Serikat yang mempertanyakan keamanan enkripsi platform tersebut.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Beberapa tokoh teknologi, termasuk CEO Telegram dan Elon Musk, memberi kritik tajam terhadap klaim keamanan WhatsApp.

Kritik Tajam Terhadap WhatsApp

CEO Telegram, Pavel Durov, menjadi salah satu yang pertama menyoroti kelemahan WhatsApp. Dalam unggahan di platform X, Durov mengatakan, 'Seseorang harus benar-benar tidak berpikir jernih untuk percaya bahwa WhatsApp aman di tahun 2026.'

Ia menambahkan bahwa analisis terhadap penerapan enkripsi WhatsApp menunjukkan banyak celah yang dapat diserang, dan menegaskan bahwa klaim keamanan yang disebutkan WhatsApp tidak memiliki dasar yang kuat.

Elon Musk juga tidak ketinggalan memberikan kritik. Dia menulis, 'WhatsApp tidak aman. Bahkan Signal pun masih patut dipertanyakan. Gunakan X Chat.'

Kritik ini datang seiring promosi layanan pesan miliknya, X Chat, sehingga memperparah suasana ketidakpercayaan terhadap WhatsApp.

Bantahan Pihak WhatsApp

Menanggapi komentar pedas tersebut, Will Cathcart, pimpinan WhatsApp, segera memberikan bantahan. Ia menegaskan bahwa klaim Musk tidak akurat, dan menekankan bahwa WhatsApp tidak bisa membaca pesan pengguna.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Cathcart menjelaskan, 'Ini sepenuhnya tidak benar. WhatsApp tidak bisa membaca pesan karena kunci enkripsi disimpan di ponsel pengguna dan kami tidak memiliki akses ke sana.'

Ia juga mengkritik gugatan yang muncul, menyebutnya tidak substansial dan ditujukan untuk menarik perhatian media, di mana firma tersebut dikenal karena membela spyware NSO.

Hal ini menunjukkan bahwa WhatsApp tetap berpegang pada sistem enkripsi end-to-end yang diyakini dapat melindungi privasi pengguna.

Peringatan Keamanan dari Google

Di tengah kontroversi ini, Google menerbitkan peringatan untuk pengguna WhatsApp mengenai potensi serangan yang mungkin disebabkan oleh foto berbahaya. Peringatan ini tidak berkaitan langsung dengan gugatan yang ada.

Google menunjukkan potensi kerentanan, di mana meskipun pesan atau lampiran tidak dibuka, ponsel pengguna bisa disusupi oleh foto berbahaya yang diterima.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kontroversi Keamanan WhatsApp: Durov dan Musk Beri Peringatan Keras

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!