WHO Mengungkap Kekhawatiran atas Penarikan AS dari Keanggotaan
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluapkan penyesalan mereka atas keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari keanggotaan badan PBB tersebut.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
WHO memberikan peringatan bahwa langkah ini dapat berpotensi mengurangi tingkat keamanan kesehatan, baik bagi AS maupun bagi seluruh dunia.
Ketika AS menarik diri dari WHO, mereka menyisakan kekosongan besar di antara negara-negara yang berfokus pada isu kesehatan masyarakat globally.
Sebagai anggota pendiri, kontribusi AS dalam banyak pencapaian WHO sangat signifikan, mulai dari pemberantasan cacar hingga upaya pengendalian penyakit menular.
WHO menegaskan bahwa keputusan ini memberi risiko tambahan terhadap kesehatan masyarakat di seluruh dunia, yang tidak bisa diabaikan.
'Kehilangan suara utama dalam lembaga internasional ini akan membuat kesehatan dunia secara keseluruhan menjadi kurang aman,' ungkap resmi dari WHO.
Berbagai kritik muncul terkait penarikan AS, termasuk tuduhan bahwa WHO tidak efektif dalam menangani informasi selama pandemi COVID-19.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
WHO membantah klaim tersebut dengan mengingatkan bahwa mereka telah bertindak cepat dan transparan dalam mendistribusikan informasi penting.
'WHO bertindak cepat, membagikan semua informasi yang dimilikinya dengan cepat dan transparan kepada dunia,' jelas WHO dalam keterangan resminya.
Keterbukaan komunikasi dan respons cepat mereka merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kesehatan global di tengah krisis.
Meski ada ketegangan politik, WHO tetap berharap agar AS kembali berpartisipasi dalam forum internasional yang penting ini.
'WHO selalu dan tetap netral dan ada untuk melayani semua negara, dengan menghormati kedaulatan mereka,' ungkap pihak WHO.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: