Konsol Game Gabungan dari Tiongkok: Ningtendo PXBOX 5 Karya Inovatif Modder XNZ
Modder dan YouTuber asal Tiongkok, XNZ, baru saja menciptakan konsol yang menggabungkan PlayStation 5, Xbox, dan Nintendo Switch dalam satu perangkat bernama Ningtendo PXBOX 5.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Konsol ini bukan sekadar impian, melainkan nyata dan terintegrasi dengan sempurna dari ketiga sistem gaming terkemuka.
Ningtendo PXBOX 5 merupakan inovasi yang mengambil komponen utama dari PlayStation 5, Xbox, dan Nintendo Switch 2, dirancang untuk mengurangi jumlah perangkat keras yang diperlukan pengguna.
Diperkenalkan melalui saluran YouTube XNZ, konsol ini memiliki kemampuan luar biasa dengan memadukan motherboard dari ketiga sistem ke dalam satu unit.
Pengguna hanya memerlukan satu kabel daya dan satu kabel HDMI untuk mengoperasikan semua platform sekaligus, menjadikannya solusi praktis untuk gamer.
Fitur menonjol dari konsol ini adalah tombol segitiga besar yang berfungsi sebagai pengalih otomatis antar sistem, memungkinkan transisi dalam waktu kurang dari lima detik.
Manajemen suhu menjadi tantangan utama dalam menciptakan Ningtendo PXBOX 5, terutama karena kombinasi tiga mesin dalam satu wadah.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
XNZ menerapkan desain pendinginan terinspirasi dari Mac Pro klasik dengan heatsink berbentuk segitiga dari aluminium dan kipas berukuran 12cm.
Sistem ini mampu menjaga suhu mesin tetap stabil di kisaran 60°C meskipun digunakan secara intensif selama 30 menit.
Lampu LED penanda warna juga tersedia untuk menandakan konsol yang sedang aktif: biru untuk PlayStation, hijau untuk Xbox, dan merah untuk Nintendo.
Dari sisi estetika, Ningtendo PXBOX 5 menawarkan desain menawan dengan materi premium seperti kayu walnut, menciptakan kesan modern.
Teknologi 3D printing dan laser-cutting digunakan untuk panel luar, memberikan sentuhan visual yang elegan dan futuristik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: