Bantuan Ratusan Ton Beras Dari Bulog untuk Korban Bencana di Sumatra
Perum Bulog sudah menyalurkan 53.586 ton beras untuk korban banjir dan tanah longsor di Sumatra sejak akhir November 2025 hingga 20 Januari 2026.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Bantuan ini menyasar tiga provinsi, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sebagai upaya pemerintah dalam merespons dampak bencana alam yang terjadi.
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan total bantuan pangan yang disalurkan meliputi 53.586 ton beras dan 6.515 kiloliter minyak goreng untuk mendukung masyarakat terdampak.
Rizal menambahkan bahwa penyaluran dilakukan dengan skema penambahan alokasi sesuai permintaan daerah. "Kemarin Aceh minta 10 ribu ton tambahan beras, kami tambahkan menjadi 30 ribu ton," ungkapnya saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Bulog telah menyiapkan stok beras di lokasi strategis seperti bandara dan pelabuhan untuk mempercepat penyaluran bantuan. "Di Bandara Aceh, Lanud Suwondo Sumatra Utara, dan Bandara Padang kami standby-kan setiap hari 50 ton beras," jelasnya.
Namun, tantangan dalam distribusi masih ada, terutama di wilayah-wilayah terisolir seperti Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, yang memerlukan penyaluran melalui jalur darat dan udara untuk akses yang lebih baik.
Bulog memastikan bahwa stok beras aman, dengan cadangan di Aceh mencapai 61.721 ton, Sumatra Utara 17.425 ton, dan Sumatra Barat 5.627 ton.
Selain beras dan minyak goreng, Bulog juga menjalankan program CSR Bulog Peduli yang menyediakan paket sembako, pakaian layak pakai, dan perlengkapan harian untuk membantu korban bencana. Rizal menegaskan komitmen Bulog untuk memastikan tidak ada masyarakat yang kekurangan kebutuhan pokok pasca-bencana.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: