Zentara Technologies Luncurkan Solusi Keamanan Siber Berbasis AI di Indonesia
Zentara Technologies, perusahaan keamanan siber terbaru yang merambah pasar Indonesia, telah meluncurkan rangkaian solusi keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Dengan fokus pada inovasi dan misi kritis, mereka berkomitmen melindungi sistem digital di tengah meningkatnya ancaman siber.
Zentara Technologies menawarkan serangkaian layanan keamanan canggih yang dirancang untuk melindungi sistem digital secara komprehensif.
Dengan kemampuan end-to-end, mereka menyajikan perlindungan terhadap ancaman nasional, analitik berbasis AI, dan forensik digital mendalam.
CEO Zentara Technologies, Regal Rauniyar Star, berkomentar, "Kami membangun Zentara dengan misi yang jelas: memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak diperlambat oleh ancaman siber."
Perusahaan ini juga memanfaatkan teknologi global melalui managed Security Operations Center (SOC) untuk menjembatani kekurangan tenaga ahli di bidang keamanan siber.
Salah satu inovasi utama Zentara adalah penerapan Zero Trust Architecture (ZTA), yang merevolusi pendekatan keamanan perimeter yang tradisional.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Model keamanan ini berpusat pada identitas dan memastikan kontrol akses tetap ketat, meskipun jejak digital perusahaan berkembang.
Zentara juga memperkenalkan Defence Labs, memanfaatkan AI generatif untuk memberikan wawasan proaktif tentang tren pasar.
Inovasi ini memungkinkan bisnis untuk mengantisipasi dan memitigasi potensi risiko di masa depan.
Zentara telah menandatangani kemitraan dengan MIND ID, holding BUMN yang berfokus pada industri pertambangan di Indonesia.
Dalam kerjasama ini, Zentara berkomitmen untuk mendukung transformasi digital yang bergantung pada pengelolaan data sebagai aset utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: