BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 16:21 WIB

Prancis Larang Penggunaan Ponsel di Sekolah Menengah Atas: Sebuah Langkah Proaktif untuk Kesehatan Mental Remaja

Prancis Larang Penggunaan Ponsel di Sekolah Menengah Atas: Sebuah Langkah Proaktif untuk Kesehatan Mental RemajaPrancis Larang Penggunaan Ponsel di Sekolah Menengah Atas: Sebuah Langkah Proaktif untuk Kesehatan Mental Remaja

Pemerintah Prancis berencana melarang penggunaan ponsel bagi siswa sekolah menengah atas (SMA). Kebijakan ini diharapkan dapat mengatasi masalah sosial dan kesehatan mental yang kian meningkat di kalangan remaja.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Presiden Emmanuel Macron menegaskan bahwa langkah ini diperlukan setelah suksesnya larangan serupa di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) yang telah diterapkan sebelumnya.

Kebijakan Larangan Ponsel di Sekolah

Larangan penggunaan ponsel di sekolah sudah berlaku untuk tingkat taman kanak-kanak hingga SMP berdasarkan undang-undang tahun 2018. Meskipun ada hukum yang jelas, pelaksanaannya sering kali tertunda di lapangan.

Macron menyatakan, "Sekolah tempat Anda belajar, tempat Anda berinteraksi," menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan pada gadget di lingkungan pendidikan.

Dengan kebijakan ini, diharapkan siswa dapat lebih fokus pada pelajaran dan interaksi sosial, serta menurunkan risiko masalah kesehatan mental yang semakin meningkat di kalangan anak muda.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dampak Terhadap Kesehatan Mental dan Sosial

Pemerintah Prancis mencatat peningkatan masalah kesehatan mental serta perasaan kesepian di kalangan siswa. Macron berharap langkah ini mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan mental remaja.

Riset menunjukkan bahwa paparan berlebihan terhadap layar dapat berdampak negatif pada pola tidur dan kesehatan fisik, serta meningkatkan risiko kelebihan berat badan dan masalah penglihatan.

Sebagai bagian dari inisiatif jangka panjang, kebijakan 'jeda digital' akan mulai berlaku pada Januari 2025, yang mewajibkan anak-anak di bawah usia 15 tahun untuk meninggalkan ponsel mereka saat belajar.

Sambutan dan Implementasi Kebijakan

Pemerintah berencana menerapkan larangan ini pada tahun ajaran mendatang, sejalan dengan kebijakan yang sudah diterapkan di SMP. Macron optimis bahwa regulasi ini akan efisien di tingkat SMA seperti yang terjadi di SMP.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan pada ponsel, tetapi juga memperkuat interaksi sosial antar siswa. Ini menjadi langkah proaktif dalam menghadapi isu kesehatan mental dan pendidikan di era digital.

Kerjasama antara sekolah, orang tua, dan pihak berwenang akan sangat penting untuk memastikan kebijakan ini dapat diterima dengan baik, menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif bagi remaja.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Prancis Larang Penggunaan Ponsel di Sekolah Menengah Atas: Sebuah Langkah Proaktif untuk Kesehatan Mental Remaja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!