Strategi Taktis Bojan Hodak di Balik Penggantian Saddil Ramdani
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelaskan alasan penggantian Saddil Ramdani saat melawan Persis Solo dalam Super League 2025. Momen itu mengundang reaksi emosional dari Saddil, yang terlihat kecewa saat keluar lapangan.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Hodak menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena performa Saddil, tetapi murni karena taktik setelah Luciano Guaycochea menerima kartu merah.
Dalam laga yang berlangsung pada Senin malam, Saddil Ramdani menunjukkan ekspresi kecewa saat ditarik keluar pada menit ke-31. Pelatih Bojan Hodak mengindikasikan bahwa reaksi tersebut adalah hal yang umum terjadi dalam sepak bola, terutama ketika seorang pemain sedang dalam performa baik.
Bojan menjelaskan, "Tentunya akan ada pemain yang kecewa dalam situasi seperti ini. Termasuk Saddil Ramdani, saya tahu. Tapi, ini taktik yang saya buat. Saddil bagus, dia banyak melakukan serangan," menegaskan pemahaman terhadap perasaan yang dialami pemain dalam situasi yang sulit.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Menurut Bojan, keputusan untuk mengganti Saddil tidak berdasarkan performa individu. Sebaliknya, keputusan ini dipicu oleh situasi taktis tim setelah Luciano Guaycochea menerima kartu merah pada menit ke-27.
Hodak menggantikan Saddil dengan Adam Alis, berharap dapat menutup ruang di tengah lapangan. Ia menyatakan, "Saya masukkan Adam Alis untuk bisa menutup di tengah, dan Beckham saya pindahkan ke winger. Jadi, ini murni taktik yang saya buat."
Keputusan mengganti Saddil ternyata berbuah manis, karena Persib berhasil meraih kemenangan 2-0 meski bermain dengan 10 pemain. Gol tambahan dari Uilliam Barros di menit ke-49 semakin menambah keunggulan tim di hadapan pendukung setia mereka, Bobotoh.
Bojan menekankan pentingnya kemenangan sebagai modal berharga menghadapi jadwal padat yang akan datang, baik di Super League maupun di AFC Champions League Two. Ia menegaskan, "Kita tahu jadwal tim sangat padat. Artinya, kita harus bisa menjaga kondisi, salah satunya dengan melakukan rotasi untuk menjaga performa tim."
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: