Aktor dan komedian Fanny Fadillah tengah menghadapi tantangan hidup yang cukup berat seperti perceraian dan kondisi ekonomi yang tidak stabil.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Meskipun demikian, Fanny tetap berkomitmen untuk menjalankan perannya dengan baik sebagai ayah bagi anak-anaknya.
Perceraian dan Komitmen Sebagai Ayah
Dalam wawancaranya di Pagi-pagi Ambyar, Fanny Fadillah menekankan bahwa meskipun ada perubahan setelah perceraian, kasih sayangnya terhadap anak tetap menjadi prioritas. "Ya, yang namanya kita berpisah otomatis mau nggak mau perubahan ada. Tapi nggak sesignifikan itu," ungkapnya.
Fanny juga menjelaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan mantan istri untuk kepentingan anak. "Sama. Ya saya memang kan yang bermasalah saya sama istri, jangan libatkan si anak. Kita berusaha untuk selalu memenuhi apa yang menjadi kebutuhan mereka," tambahnya.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Pembagian Waktu dengan Anak yang Fleksibel
Soal pembagian waktu, Fanny menyatakan bahwa tidak ada batasan ketat antara dirinya dan mantan istri dalam mengatur waktu bertemu dengan anak. "Saya nggak pernah ngebatesin dan dia juga nggak pernah minta, 'Gue hari ini, hari ini,' nggak. Setiap waktu mau ketemu kapanpun, 24 jam selalu saya kasih," jelasnya.
Dia juga menyebutkan bahwa meski harus pergi untuk pekerjaan, komunikasi dengan anak tetap terjalin. "Waktu saya ada job ke luar kota untuk tiga, empat hari, saya telepon, saya minta dia untuk datang. Alhamdulillah dia datang. Artinya baik-baik aja lah, kalau untuk anak kita sama-sama," tuturnya.
Mencari Sumber Penghasilan Baru
Fanny mengungkapkan upayanya untuk mencari sumber penghasilan tambahan di luar dunia hiburan, meskipun hasilnya belum sesuai harapan. "Ya, sebelum kejadian ini memang pernah ada usaha-usaha yang lain. Tapi karena mungkin bukan jalan saya ke sana dan juga mungkin saya nggak terjun langsung, semuanya ya berantakan lah," bebernya.
Dia menyadari bahwa beberapa usaha tersebut tidak berjalan sesuai rencana. "Artinya nggak berhasil lah. Bukan sekali dua kali, udah dua tiga kali ya. Artinya udah cukup bahwa, 'Oh ini bukannya dunia gue,' gitu," pungkas Fanny.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: