Jumat, 10 APRIL 2026 • 17:39 WIB

Keberhasilan Penyelamatan Rp31,3 Triliun untuk Pembangunan Sekolah dan Rumah Rakyat

Author

Keberhasilan Penyelamatan Rp31,3 Triliun untuk Pembangunan Sekolah dan Rumah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengumumkan keberhasilan menyelamatkan keuangan negara hingga Rp31,3 triliun, yang akan diinvestasikan dalam program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China

Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara penyerahan denda administratif serta penguasaan kembali kawasan hutan pada Jumat, 10 April 2026, di Jakarta.

Penyelamatan Keuangan Negara dan Aset Strategis

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa upaya penyelamatan keuangan negara telah dilakukan secara berkelanjutan dalam satu setengah tahun terakhir, untuk memastikan setiap potensi kerugian dapat dipulihkan.

Ia mengungkapkan, "Dengan demikian, total uang tunai yang berhasil kita selamatkan sampai hari ini adalah Rp31,3 triliun. Ini angka yang sangat besar."

Dana yang berhasil diselamatkan akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Tahun lalu, Presiden menambahkan, "Kita baru berhasil memperbaiki 17.000 sekolah, berarti uang ini bisa dua kali lipat APBN, yang mana sekolah-sekolah berbelas tahun tidak mengalami perbaikan."

Dampak Terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Penyelamatan keuangan negara ini juga berpotensi memberikan dampak yang positif pada masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Presiden Prabowo menyatakan, "Bisa juga dibayangkan kalau membantu renovasi rumah untuk rakyat berpenghasilan rendah ini dapat memperbaiki 500.000 rumah lebih. Berarti bisa memberi manfaat kepada 2 juta rakyat kita berpenghasilan rendah."

Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperluas akses program perumahan bagi masyarakat.

Pentingnya menyelamatkan aset negara yang bernilai tinggi, termasuk kawasan hutan, juga disoroti dalam acara tersebut.

Optimalisasi Aset untuk Pembangunan Nasional

Menurut Presiden Prabowo, penguasaan kembali aset negara diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, "Satgas ini berhasil melakukan penguasaan kembali aset negara, kawasan hutan yang bila dinilai, nilai tersebut adalah sekitar Rp370 triliun."

Dengan angka sebesar itu, potensi nyata dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas fasilitas publik.

Presiden menegaskan, "Kalau kita hitung Rp370 triliun kita bisa perkirakan semua sekolah seluruh Indonesia kita perbaiki, kita bikin modern."

Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU