Polda Metro Jaya menyelidiki kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus, Wakil Koordinator Lembaga KontraS, usai acara di YLBHI. Saat ini, pelaku masih dalam pencarian dan penyelidikan berjalan di bawah pengawasan Satreskrim Polres Jakarta Pusat.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Kombes Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa pihaknya sangat mengecam kejadian ini dan berharap pelaku dapat segera ditangkap. Kasus ini menjadi sorotan bagaimana tindakan kekerasan dapat mengancam aktivis hak asasi manusia di Indonesia.
Detail Insiden Penyiraman
Insiden yang menimpa Andrie Yunus terjadi malam hari setelah event podcast di Kantor YLBHI, tepatnya pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 23.00 WIB. Setelah serangan tersebut, Andrie segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Pemeriksaan medis mengungkapkan bahwa Andrie mengalami luka bakar hingga 24% pada beberapa bagian tubuhnya. Kombes Budi menambahkan, 'Saat ini sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakarta Pusat, mendalami saksi dan TKP.'
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Respon Dari Koordinator KontraS
Dimas Bagus Arya, Koordinator KontraS, menegaskan bahwa insiden ini mewakili serangan tidak hanya secara fisik tetapi juga pengekangan suara kritis terhadap pembela HAM. Ia menginginkan perhatian serius dari masyarakat dan penegak hukum terkait kejadian ini.
Dalam pernyataannya, Dimas menyampaikan, 'Peristiwa ini harus segera mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga penegak hukum dan masyarakat sipil.'
Langkah Penegakan Hukum
Polda Metro Jaya mengungkapkan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini. Kombes Budi menekankan bahwa penyelidikan dilakukan dengan serius untuk menemukan pelaku serta mengungkap motif dibalik tindakan tersebut.
Kasus ini menggambarkan betapa pentingnya perlindungan bagi para aktivis HAM di Indonesia yang sering kali terancam tindakan kekerasan. Kombes Budi menambahkan, 'Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan tersebut.'
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: