Rabu, 11 MARET 2026 • 11:16 WIB

Iran Janji Serangan Rudal Besar-besaran ke Israel

Author

Iran Janji Serangan Rudal Besar-besaran ke Israel

Iran mengumumkan rencana untuk meningkatkan serangannya terhadap Israel dengan menggunakan rudal berdaya hancur di atas satu ton.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam

Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Hossein Majid, menjelaskan bahwa serangan ini tidak hanya ditujukan ke Israel, tetapi juga ke fasilitas militer Amerika di Timur Tengah.

Strategi Militer Iran

Dalam pernyataan resmi, Hossein Majid menegaskan bahwa Iran tidak akan meluncurkan rudal dengan beban peledak kurang dari satu ton, yang menandakan peningkatan dalam strategi militer mereka.

Direktur IRGC tersebut juga mengungkapkan bahwa semua stok rudal kelas berat akan digunakan untuk serangan ke target yang dianggap sebagai ancaman, seperti Israel dan pangkalan militer AS.

Rudal seperti Ghadr, Emad, dan Fattah merupakan beberapa yang sudah digunakan sebelumnya, dengan 'Operation True Promise 4' menjadi salah satu contoh nyata dari agresi ini.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Keberhasilan Taktis dan Implikasi Diplomatik

Beberapa serangan dari IRGC menunjukkan bahwa rudal-rudal ini bisa meloloskan diri dari sistem pertahanan udara seperti Iron Dome dan THAAD milik AS, memperlihatkan efektivitas taktis senjata tersebut.

Majid menekankan bahwa operasi ini bertujuan untuk 'meratakan' fasilitas militer Israel, mengejar tujuan strategis untuk mengubah dinamika kekuatan di kawasan.

Hal ini juga menunjukkan ketidakpenerimaan IRGC terhadap negosiasi, sebagai reaksi terhadap klaim Presiden AS, Donald Trump, yang mengatakan bahwa konflik di Iran hampir berakhir.

Konteks Internasional dan Respon Kekuatan Global

IRGC menyatakan bahwa kekuatan angkatan bersenjata mereka bertanggung jawab atas masa depan regional dan menuduh militer Amerika tidak mempunyai kemampuan untuk menghentikan konflik yang telah lama berlangsung.

Pernyataan ini mencerminkan ketegangan yang meningkat di Timur Tengah, di mana campur tangan kekuatan asing dapat memicu respons yang lebih agresif dari Iran.

Majid juga menyatakan, 'Kamilah yang akan menentukan akhir perang,' menegaskan tekad Republik Islam Iran untuk mengontrol arah konflik di kawasan tersebut.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU