Selasa, 10 MARET 2026 • 13:09 WIB

Prabowo Gelar Rapat Pejuang Energi dan Pangan Menjelang Lebaran

Author

Prabowo Gelar Rapat Pejuang Energi dan Pangan Menjelang Lebaran

Presiden Prabowo Subianto baru saja memimpin pertemuan penting dengan sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih. Diskusi ini diadakan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 9 Maret 2026, untuk meninjau kesiapan nasional menghadapi Lebaran.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Fokus utama rapat adalah evaluasi yang menyeluruh terhadap program swasembada pangan dan energi, guna memastikan ketersediaan stok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Agenda Utama Rapat

Rapat kali ini berfokus pada dua hal krusial: swasembada pangan dan energi. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan, "Pertemuan strategis ini difokuskan pada dua agenda utama pemerintah. Swasembada pangan dan swasembada energi serta minyak."

Para menteri diharapkan dapat memberikan pembaruan terkini mengenai situasi di masing-masing sektor. Ini penting agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan pemerintah.

Selain itu, kesempatan ini juga digunakan untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan energi. Keberhasilan dalam kedua aspek ini dianggap sangat penting demi kesejahteraan masyarakat menjelang hari besar.

Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas

Kesiapan Menjelang Idul Fitri

Salah satu isu penting yang menjadi sorotan adalah kesiapan menyambut Idul Fitri di tahun 2026. Teddy mengungkapkan, "Kesiapan Idulfitri: Memastikan ketersediaan bahan pangan dan pasokan LPG menjelang Hari Raya Idulfitri."

Ketersediaan pangan dan energi menjadi perhatian utama, terutama karena permintaan biasanya melonjak menjelang Lebaran. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan semua kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan tidak akan ada kelangkaan atau lonjakan harga yang tidak wajar, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran.

Peresmian Jembatan dan Infrastruktur Lainnya

Di hari yang sama, Presiden Prabowo meresmikan 218 jembatan di berbagai lokasi di Indonesia, termasuk jembatan bailey, aramco, dan perintis. Langkah ini bertujuan untuk memperbaiki konektivitas infrastruktur di daerah terpencil.

"Dengan mencugap bismillah, pada sore hari ini Senin 9 Maret 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 77 jembatan bailey, 59 jembatan aramco, dan 82 jembatan perintis," ungkap Prabowo saat peresmian, yang dapat disaksikan di YouTube Sekretariat Presiden.

Pembangunan jembatan ini diakui sebagai prestasi signifikan, mengingat waktu pengerjaan yang hanya 2,5 bulan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU