Kamis, 05 MARET 2026 • 21:00 WIB

Kepastian Selat Hormuz: Iran Tegaskan Keamanan Meskipun Ketegangan Meningkat

Author

Kepastian Selat Hormuz: Iran Tegaskan Keamanan Meskipun Ketegangan Meningkat

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka meskipun ketegangan geopolitik antara Iran dan negara-negara seperti Israel dan Amerika Serikat meningkat.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam

Ia menjelaskan penerapan protokol lalu lintas khusus yang hanya berlaku di situasi yang mengancam, memastikan akses yang aman bagi kapal-kapal yang mematuhi aturan tersebut.

Kepastian Keamanan di Selat Hormuz

Boroujerdi menegaskan bahwa kapal-kapal yang memenuhi syarat protokol lalu lintas akan dapat melintasi Selat Hormuz dengan lancar. "Pihak-pihak yang memang mematuhi protokol tersebut bisa dengan mudah melewati Selat Hormuz," ujarnya saat memberikan penjelasan di kediamannya di Jakarta.

Ia menekankan bahwa Iran sudah memiliki peran yang signifikan dalam menjaga keamanan di jalur perdagangan ini selama ratusan tahun. Hal ini menunjukkan komitmen Iran untuk menjaga stabilitas di wilayah yang sangat vital bagi perdagangan global.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Peran Iran dalam Keamanan Regional

Boroujerdi menyatakan, "Selat Hormuz adalah tempat di mana Iran menyebarluaskan keamanan." Pernyataan ini mencerminkan niat Tehran untuk memastikan keamanan tidak hanya bagi mereka sendiri, tetapi juga bagi negara-negara lain yang melintasi jalur tersebut.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya menjaga keamanan bagi semua negara yang melintasi Selat Hormuz, tanpa satu pun negara memanfaatkan keamanan yang diciptakan oleh Iran. Ini mencerminkan sikap optimis Iran meskipun ada tekanan dari beberapa negara internasional.

Dinamika Geopolitik dan Kekhawatiran Penutupan

Boroujerdi merespons kekhawatiran bahwa Selat Hormuz mungkin ditutup sebagai akibat dari ketegangan geopolitik saat ini. "Yang khawatir berkaitan dengan penutupan Selat Hormuz, harus menanyakan kepada Amerika Serikat yang datang dari jauh sekali ke kawasan Timur Tengah," ungkapnya.

Ia mencatat bahwa pengaruh AS di kawasan tersebut menjadi salah satu faktor penyebab ketegangan yang ada saat ini. Ini menunjukkan bahwa situasi di Selat Hormuz tidak hanya berkaitan dengan Iran tetapi juga interaksi politik dengan kekuatan global lainnya.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU