Selasa, 03 MARET 2026 • 12:43 WIB

Tottenham Dikenakan Sanksi UEFA Usai Insiden Rasisme di Pertandingan

Author

Tottenham Dikenakan Sanksi UEFA Usai Insiden Rasisme di Pertandingan

Tottenham Hotspur mendapatkan sanksi resmi dari UEFA terkait insiden rasisme yang melibatkan tiga suporternya saat laga melawan Eintracht Frankfurt.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam

Pertandingan yang berlangsung pada 28 Januari itu berakhir dengan kemenangan Spurs, namun aksi tak terpuji di sisi tribun mencoreng hasil positif tersebut.

Denda Finansial dan Sanksi Larangan Tiket

UEFA mengungkapkan bahwa sanksi yang dijatuhkan adalah akibat dari "perilaku rasial dan/atau diskriminatif dari para pendukung".

Klub asal London tersebut dikenakan denda sebesar 30.000 euro, yang setara dengan sekitar Rp500 juta.

Selain denda finansial, Tottenham juga menerima larangan menjual tiket tandang yang diperoleh dengan syarat ditangguhkan selama satu tahun.

Hal ini berarti, apabila terdapat pelanggaran serupa dalam periode percobaan tersebut, sanksi bisa dijatuhkan dengan segera.

Tindakan Manajemen Tottenham

Menanggapi insiden yang mengecewakan ini, manajemen Tottenham dengan cepat mengambil langkah tegas.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Mereka berhasil mengidentifikasi ketiga individu yang terlibat dan memberikan larangan masuk stadion yang bersifat permanen.

Dalam pernyataan resminya, klub menegaskan bahwa perilaku tersebut tidak mencerminkan nilai serta identitas klub, sambil menyebutnya sebagai tindakan yang "memuakkan".

Tottenham berkomitmen penuh untuk melawan setiap bentuk diskriminasi dan menjaga citra positif di dunia sepak bola.

Keseriusan UEFA Terhadap Isu Rasisme

Kasus rasisme ini menyoroti sikap tegas UEFA dalam menangani isu diskriminasi yang terus menjadi masalah dalam sepak bola Eropa.

Dalam beberapa tahun terakhir, UEFA rutin menjatuhkan sanksi keras terhadap klub yang terlibat dalam insiden serupa, termasuk denda yang sangat besar.

Langkah-langkah seperti penutupan tribun dan larangan kehadiran suporter tandang juga terus diberlakukan untuk menjaga perilaku pendukung.

Insiden di Frankfurt ini menjadi pengingat penting bagi banyak klub besar untuk selalu menjaga perilaku suporter dan reputasi mereka di kancah internasional.

Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU