Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 21:24 WIB

Dasar-Dasar Pertolongan Pertama untuk Menghadapi Cedera dalam Konflik

Author

Dasar-Dasar Pertolongan Pertama untuk Menghadapi Cedera dalam Konflik

Skill pertolongan pertama sangat krusial dalam menangani cedera yang muncul selama situasi konflik, seperti kerusuhan sosial atau bencana alam.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Memiliki pemahaman mengenai teknik dasar pertolongan pertama tidak hanya dapat menyelamatkan nyawa, tetapi juga mencegah kondisi menjadi lebih buruk.

Pentingnya Pertolongan Pertama dalam Situasi Konflik

Pertolongan pertama merupakan langkah awal yang dilakukan untuk menangani cedera sebelum kedatangan tenaga medis profesional.

Di tengah situasi konflik, pengetahuan tentang pertolongan pertama bisa jadi penentu antara hidup atau mati.

Keberadaan situasi seperti demonstrasi yang berujung pada kekerasan atau bencana alam kerap menyebabkan banyak cedera.

Maka dari itu, keterampilan ini diperlukan tidak hanya oleh tenaga medis, tetapi juga oleh masyarakat umum.

Langkah-Langkah dalam Pertolongan Pertama

Langkah pertama adalah memastikan keselamatan diri dan lingkungan sebelum mendekati korban.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Jika lingkungan tidak aman, membantu korban tanpa melindungi diri sendiri dapat berisiko berbahaya.

Setelah lingkungan aman, lakukan pemeriksaan keadaan korban dengan mencermati kesadaran, pernapasan, dan pendarahan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Contohnya, jika korban tidak sadarkan diri tetapi bernapas, posisikan dalam posisi pemulihan, sementara jika tidak bernapas, segera lakukan resusitasi jantung paru (RJP).

Mengatasi Cedera Umum dalam Situasi Konflik

Cedera yang umum terjadi dalam situasi konflik termasuk luka potong, memar, dan luka bakar.

Untuk luka potong, penting membersihkan dengan air bersih dan menutupnya menggunakan perban steril.

Cedera memar dapat diatasi dengan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan serta rasa sakit.

Sedangkan luka bakar harus dibersihkan dengan air dingin selama minimal 10 menit, dan hindari menggunakan es langsung pada luka.

Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU