Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mendeklarasikan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menanggapi larangan dari PDIP bagi kadernya untuk memanfaatkan program ini.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menegaskan pentingnya MBG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Sikap PAN Terhadap Program Makan Bergizi Gratis
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menjelaskan bahwa program MBG memegang peranan penting dalam merealisasikan cita-cita Presiden Prabowo Subianto. Program ini diharapkan dapat membantu pemberantasan kemiskinan, kelaparan, dan stunting di tanah air.
Viva menekankan bahwa MBG bukan hanya sekadar bantuan makanan, tetapi merupakan investasi untuk masa depan bangsa. "MBG adalah investasi bangsa dalam membangun peradaban Indonesia melalui strategi pembangunan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi rakyat," tuturnya.
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, juga meminta semua anggota partai untuk mendukung pelaksanaan program ini. Keterlibatan tenaga profesional dan pengusaha lokal diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Langkah ini diharapkan menciptakan sinergi antara penyedia pangan lokal dan program MBG, demi menguatkan ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Pandangan Waketum PAN Mengenai Pelaksanaan MBG
Waketum PAN, Saleh Daulay, juga menegaskan komitmen partainya untuk mendukung semua program yang diusung oleh Prabowo Subianto. Dia menyerukan kepada kader dan simpatisan PAN untuk bersinergi demi kesuksesan pelaksanaan program MBG.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Saleh mengungkapkan pentingnya melaporkan kendala yang mungkin muncul dalam pelaksanaan program kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Hal ini dimaksudkan untuk memperbaiki dan menyempurnakan pelayanan MBG.
Dia juga menekankan perlunya evaluasi berkelanjutan agar program MBG dapat berjalan lebih efektif. "Kita harapkan dalam beberapa bulan ke depan pelayanan makan bergizi gratis ini sudah semakin baik dan menjangkau seluruh penerima manfaat," katanya.
Saleh pun mengingatkan bahwa kekurangan yang ada bukanlah alasan untuk tidak berupaya memperbaiki program yang berjalan.
Reaksi PDIP dan Implikasi Kebijakan
PDIP sebelumnya mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang menginstruksikan seluruh kadernya agar tidak memanfaatkan program MBG untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Dalam surat yang ditandatangani oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, terdapat ancaman tindakan tegas bagi kader yang melanggar.
PDIP juga mengingatkan bahwa program ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan anggaran pendidikan yang bersumber dari pajak rakyat. Surat tersebut menegaskan bahwa anggaran pendidikan seharusnya digunakan untuk kepentingan nasional.
Saleh Daulay mengatakan bahwa pihaknya menghargai sikap politik PDIP sebagai bagian dari implementasi demokrasi. Ia berharap perbedaan pendapat ini tidak menghalangi PDIP dalam mendukung pelaksanaan program MBG.
"Kita harapkan PDI Perjuangan akan ikut mengawal pelaksanaan program MBG ini di masyarakat untuk menyuarakan kekurangan yang ada," ujarnya.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: