Buka puasa seringkali diwarnai dengan sajian manis yang menggoda, namun konsumsi gula yang berlebihan dapat memicu masalah kesehatan yang serius.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dr. Rina, seorang ahli gizi, menegaskan dalam sebuah video bahwa pola makan yang tidak seimbang selama Ramadhan memiliki dampak besar bagi kesehatan.
Gula dan Energi Instan
Saat berbuka, banyak orang cenderung mengonsumsi hidangan manis untuk mendapatkan dorongan energi instan. Namun, terlalu banyak gula saat berbuka justru berpotensi membuat tubuh merasa lemas setelah lonjakan gula darah.
Lonjakan gula darah ini tidak hanya memberikan energi sementara, tetapi juga bisa diikuti dengan penurunan energi yang cepat, menjadikan suasana berbuka tidak seoptimal yang diharapkan.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dampak Jangka Panjang pada Kesehatan
Asupan gula berlebihan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit serius seperti diabetes tipe 2 dan obesitas. Peneliti dari Universitas Indonesia menyatakan bahwa tren konsumsi gula yang meningkat menjadi salah satu penyebab utama masalah kesehatan masyarakat.
Peningkatan risiko kardiovaskular juga menjadi perhatian penting. Gula berlebihan dapat meningkatkan kadar lemak dalam darah yang dapat memicu masalah jantung di kemudian hari.
Alternatif Sehat untuk Berbuka
Alih-alih langsung menyantap makanan manis, lebih baik memilih buah-buahan segar atau kurma saat berbuka. Buah-buahan mengandung gula alami yang lebih bergizi serta serat yang membantu pencernaan.
Ahli gizi merekomendasikan untuk memperhatikan konsumsi karbohidrat kompleks, seperti nasi merah atau roti gandum, yang memberikan pasokan energi stabil. Dengan pola makan seimbang, kita dapat menikmati bulan Ramadhan tanpa khawatir akan kesehatan.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: