Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 21:13 WIB

Dua Nyawa Melayang Akibat Ledakan Petasan di Situbondo

Author

Dua Nyawa Melayang Akibat Ledakan Petasan di Situbondo

Insiden ledakan petasan di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengakibatkan dua korban jiwa dan lima orang luka-luka.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Kejadian ini menimbulkan perhatian luas, terutama terkait keselamatan penggunaan petasan di kalangan masyarakat.

Korban dan Dampak Ledakan

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, mengkonfirmasi bahwa satu di antara korban, Abdurrahman (15), meninggal setelah dirawat di RSUD dr. Soebandi Jember.

Dia menambahkan, 'Hari ini kami mendapatkan laporan bahwa satu korban ledakan petasan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit di Jember,' mengacu pada keterangan resmi dari Antara.

Tidak hanya menelan korban jiwa, ledakan juga merusak rumah Ibu Kulsum (60), dengan beberapa orang lainnya mengalami cedera.

Insiden ini membawa dampak serius bagi komunitas yang terkena dampak, dengan tujuh orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka yang signifikan.

Rincian Insiden dan Penanganannya

Ledakan petasan yang terjadi menjadi sorotan utama dan cepat ditangani oleh tim medis dan kepolisian setempat.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat cedera parah, salah satunya Supriyadi (50) yang tertimpa reruntuhan bangunan.

Abdurrahman sendiri mengalami luka bakar yang sangat serius, hingga 90 persen, yang menyebabkan dia tidak bisa diselamatkan meskipun telah menjalani perawatan intensif.

Lima korban yang selamat, termasuk Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), dan Ibu Kulsum, saat ini tengah dalam proses pemulihan di RSUD Asembagus.

Respons Komunitas dan Tindakan Selanjutnya

Kerugian yang diakibatkan oleh insiden ini sangat signifikan, tidak hanya dalam hal fisik tetapi juga trauma psikologis bagi warga setempat.

Masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh penggunaan petasan.

Kepolisian setempat juga berkomitmen untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait penggunaan petasan ilegal, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

Situasi ini mengingatkan semua lapisan masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan perlunya aturan yang lebih ketat mengenai barang-barang berisiko tinggi.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU