Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 10:39 WIB

Disiplin Ketat di Barcelona: Denda Mencekik bagi Pemain yang Terlambat

Author

Disiplin Ketat di Barcelona: Denda Mencekik bagi Pemain yang Terlambat

Pelatih Hansi Flick menerapkan sistem disiplin yang sangat ketat di Barcelona, termasuk denda besar bagi pemain yang terlambat. Keterlambatan hingga sepuluh menit bisa membuat pemain merogoh kocek sebesar 40 ribu euro, atau setara dengan Rp 792 juta.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Kedua pemain, Ferran Torres dan Pedri, menjelaskan dalam sebuah program bincang-bincang bahwa ketepatan waktu sangat dihargai dalam setiap aspek tim. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran keterlambatan di bawah kepemimpinan Flick.

Disiplin Ketat di Bawah Hansi Flick

Hansi Flick, pelatih asal Jerman, terkenal dengan pendekatan disiplin terhadap para pemainnya. Ia tidak ragu untuk memberikan sanksi yang tegas kepada pemain yang melanggar aturan waktu, termasuk keterlambatan.

Salah satu contoh adalah Raphinha, yang pernah sidelined karena terlambat mengikuti sesi latihan. Ini menunjukkan komitmen Flick untuk menjaga kedisiplinan dalam tim.

Denda tinggi yang diterapkan atas keterlambatan mencerminkan karakter disiplin yang ingin ditanamkan Flick dalam skuatnya, membuktikan bahwa ia mengutamakan ketepatan waktu di semua level.

Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi

Denda Telat 10 Menit

Ferran Torres dan Pedri membagikan informasi mengenai denda dalam wawancara di program El Hormiguero. Keduanya menyatakan bahwa ketepatan waktu sangat diutamakan oleh tim.

"40 ribu euro (Rp 792,3 juta) jika terlambat 10 menit di hari pertandingan," ujar Ferran Torres. Ini menandakan betapa seriusnya konsekuensi yang dihadapi pemain.

Pedri menambahkan, "Jika kamu terlambat, kamu harus membayar denda," menegaskan bahwa disiplin waktu menjadi hal yang krusial di lingkungan Barcelona, sesuai standar yang ditetapkan pelatih.

Dampak Positif dari Disiplin

Pendekatan ketat Hansi Flick ternyata membuahkan hasil signifikan bagi tim. Di musim pertamanya 2024/2025, Barcelona meraih treble domestik berkat disiplin yang diterapkannya.

Saat ini, tim berada di jalur yang baik untuk meraih quadruple, menggambarkan betapa pentingnya disiplin terhadap kinerja keseluruhan tim.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi pemain lainnya untuk selalu tepat waktu dan memenuhi standar tinggi yang telah ditetapkan oleh pelatih.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU