Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 22:10 WIB

Mengungkap Ancaman Phishing di Era Digital

Author

Mengungkap Ancaman Phishing di Era Digital

Kejahatan siber yang dikenal sebagai phishing semakin meningkat dan menjadi perhatian utama dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Pelaku kejahatan ini menggunakan berbagai teknik untuk menipu korban, meminta informasi pribadi yang sensitif seperti password dan nomor rekening bank.

Apa Itu Phishing?

Phishing merupakan teknik penipuan yang dilakukan melalui saluran digital yang beragam. Dalam hal ini, pelaku berpura-pura menjadi sumber tepercaya lewat email atau pesan yang tampak resmi.

Salah satu ciri khas phishing adalah penggunaan logo perusahaan terkenal atau halaman web palsu yang menyerupai situs asli. Tujuannya adalah untuk membuat korban merasa aman dan akhirnya membagikan data sensitif tanpa rasa curiga.

Jenis-Jenis Phishing

Berbagai jenis phishing banyak digunakan oleh pelaku, termasuk spear phishing. Ini adalah metode yang lebih terarah, di mana penyerang memilih target tertentu dan menyesuaikan pesan sesuai informasi pribadi yang dimiliki korban.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Ada juga teknik bernama whaling yang menargetkan individu dengan posisi tinggi dalam perusahaan. Metode ini memanfaatkan informasi publik untuk menerobos jaringan perusahaan dan mencuri data berharga.

Di samping itu, ada phishing melalui telepon yang dikenal sebagai vishing. Dalam metode ini, pelaku menelepon korban dan berpura-pura menjadi petugas bank atau lembaga resmi lainnya untuk meminta informasi pribadi.

Langkah Pencegahan Terhadap Phishing

Untuk melindungi diri dari ancaman phishing, penting bagi pengguna untuk memeriksa keaslian email atau pesan sebelum mengklik tautan. Pastikan untuk mengecek alamat pengirim dan mencermati tanda-tanda yang mencurigakan.

Menggunakan autentikasi dua faktor juga merupakan langkah pencegahan yang efektif. Dengan cara ini, meskipun password jatuh ke tangan yang salah, akun akan tetap terlindungi.

Edukasi diri dan orang-orang di sekitar tentang bahaya phishing sangat krusial. Pemahaman yang baik mengenai metode yang digunakan pelaku dapat membantu mengurangi kemungkinan menjadi korban.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU