Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan akan kemungkinan terjadinya banjir rob akibat fase Bulan Baru pada 17 Februari 2026. Kenaikan ketinggian muka air laut ini berpotensi berdampak signifikan bagi berbagai wilayah pesisir di Indonesia.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menyerukan masyarakat pesisir untuk waspada, terutama dalam aktivitas yang berkaitan dengan pelabuhan dan permukiman.
Prediksi dan Lokasi Terancam Banjir Rob
Fenomena fase Bulan Baru ini berpotensi memperburuk kondisi di pesisir menurut laporan terbaru dari BMKG. Beberapa wilayah yang berisiko tinggi terdampak banjir rob meliputi Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, dan lainnya.
Pesisir utara Jawa, termasuk Jakarta dan Semarang, diperkirakan akan mengalami rob dari 12 hingga 19 Februari 2026. Daerah di Sumatera dan Kepulauan Riau juga diprediksi akan terkena dampak dari pertengahan hingga akhir bulan tersebut.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa
Dampak Terhadap Aktivitas Masyarakat
Ketinggian muka air laut yang meningkat dapat mengganggu aktivitas masyarakat pesisir, seperti kegiatan bongkar muat dan transportasi laut, seperti diungkapkan oleh Eko Prasetyo. Sektor perikanan dan tambak garam juga dikategorikan rentan terhadap gangguan akibat kondisi ini.
Masyarakat pesisir diimbau untuk menyesuaikan aktivitas mereka dengan potensi pasang maksimum yang mungkin terjadi. Kesadaran akan perubahan ini penting demi menjaga keselamatan dan kelancaran kegiatan sehari-hari.
Pentingnya Kewaspadaan
BMKG menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti informasi resmi mengenai kondisi cuaca. Kewaspadaan ini adalah kunci dalam mengantisipasi potensi dampak negatif dari fenomena alam tersebut.
Terutama, masyarakat disarankan untuk tetap terhubung dengan kanal informasi pemerintah untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan akibat banjir rob.
Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: