Ancaman phishing di media sosial semakin mengkhawatirkan dengan banyaknya korban yang jatuh setiap harinya. Modus ini terus berkembang sejalan dengan pesatnya penggunaan berbagai platform sosial di seluruh dunia.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Banyak pengguna yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya menjaga informasi pribadi mereka di ranah digital. Kecepatan penyebaran informasi di media sosial memberikan keuntungan bagi pelaku phishing untuk lebih kreatif dalam menjerat korban.
Apa Itu Phishing?
Phishing adalah metode penipuan online yang dirancang untuk mencuri informasi sensitif seperti username, password, atau data kartu kredit. Pelaku biasanya menyamar sebagai entitas yang tepercaya melalui email atau platform media sosial.
Tujuan dari phishing adalah mendapatkan akses ke akun pribadi korban dan bisa berpotensi mencuri identitas mereka. Dengan cara ini, para pelaku dapat melakukan penipuan lebih lanjut, termasuk menguras tabungan yang dimiliki korban.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Tanda-tanda Phishing di Media Sosial
Salah satu ciri khas phishing adalah pesan yang meminta informasi pribadi dengan nada mendesak. Misalnya, pesan yang mengklaim akun pengguna akan ditutup jika tidak ada verifikasi segera.
Pelaku phishing sering berpura-pura sebagai teman atau kontak terpercaya, sehingga korban lebih mudah tercolek. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa ulang alamat pengirim dan mengidentifikasi hal-hal yang mencurigakan dalam pesan yang diterima.
Cara Melindungi Diri dari Phishing
Ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk melindungi diri dari serangan phishing. Pertama, hindari mengklik tautan mencurigakan atau yang tidak dikenal dalam pesan yang diterima.
Selain itu, aktifkan otentikasi dua faktor (2FA) pada akun media sosial untuk menambah lapisan keamanan. Ini akan menyulitkan pelaku untuk mengakses akun korban meskipun mereka berhasil mendapatkan password.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: