Hari kedua tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, berlangsung menarik dengan penampilan cemerlang dari Joan Mir dari tim Honda HRC.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Mir mencatat waktu tercepat 1 menit 56 detik, mengalahkan Franco Morbidelli dari tim VR46 yang berada dalam persaingan ketat.
Pencapaian Joan Mir dan Tim Honda
Joan Mir menorehkan waktu tercepat di tes pramusim MotoGP dengan rekornya 1 menit 56 detik, menunjukkan kemajuan bagi tim Honda HRC.
Rekan Mir, Luca Marini, juga menunjukkan performa yang positif dengan catatan waktu keenam, meskipun harus menghadapi kendala cuaca yang membatasi latihan.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi Honda, mengingat mereka mengalami kesulitan di musim lalu, dan kedua pembalap optimis akan potensi motor mereka ke depan.
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
Kondisi Tim VR46 dan Pembalap Lain
Franco Morbidelli dari tim Pertamina Enduro VR46 menyelesaikan sesi dengan waktu kedua tercepat, hanya terpaut 0,109 detik dari Mir.
Rekan Morbidelli, Fabio Si Giannantonio, berusaha keras tetapi tidak mampu mengungguli waktu rekan setimnya, menunjukkan kompetisi ketat di antara pembalap.
Namun, identifikasi kekuatan dan kelemahan tim dalam sesi tersebut menjanjikan persaingan yang menarik di musim mendatang.
Tantangan Bagi Tim Yamaha
Tim Yamaha menjadi sorotan setelah mereka tidak turun lintasan pada hari kedua tes, akibat kecelakaan yang dialami rider mereka di sesi pertama.
Masalah teknis pada motorcycle YZR-M1 memaksa mereka untuk tetap berada di pit, dan perwakilan tim mengonfirmasi bahwa penyebabnya masih dalam penyelidikan.
Absennya Yamaha di sesi ini menambah ketegangan di antara tim, termasuk Monster Energy dan Prima Pramac yang juga tidak berlatih, menunjukkan tantangan besar bagi kompetisi.
Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: