Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 21:20 WIB

FIFA Tawarkan Peluang Baru untuk Rusia di Dunia Sepakbola

Author

FIFA Tawarkan Peluang Baru untuk Rusia di Dunia Sepakbola

Gianni Infantino, Presiden FIFA, menyatakan keinginan untuk mencabut sanksi internasional yang dilayangkan kepada Rusia menyusul invasi ke Ukraina. Sanksi ini telah menggagalkan partisipasi Rusia dalam sejumlah kompetisi sepakbola sejak Februari 2022.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Infantino berargumentasi bahwa hukuman tersebut tidak mencapai tujuannya dan malah menambah kekecewaan bagi pemain muda Rusia yang ingin bertanding di level internasional.

Latar Belakang Sanksi Terhadap Rusia

Sanksi yang dijatuhkan pada Rusia oleh FIFA dan UEFA muncul pada Februari 2022 sebagai reaksi atas invasi militer ke Ukraina. Dalam rentang waktu ini, Rusia dilarang tampil di berbagai kompetisi sepakbola, termasuk Piala Dunia 2022 serta Piala Eropa 2024.

Sanksi tersebut bersifat 'hingga pemberitahuan lebih lanjut', yang berimplikasi pada ketidakikutsertaan Rusia dalam Piala Dunia 2026 mendatang. Kebijakan sanksi ini berfungsi sebagai respons tegas terhadap tindakan agresif yang melanggar hukum internasional.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Pernyataan Presiden FIFA

Di tengah diskusi mengenai status sanksi, Gianni Infantino menyatakan, 'Kami harus [mempertimbangkan untuk menerima kembali Rusia]. Tentu saja. Larangan ini tidak menghasilkan apa pun; itu hanya menciptakan lebih banyak frustrasi dan kebencian,' seperti yang terdapat dalam pernyataan ESPN.

Infantino juga menekankan bahwa mengizinkan anak-anak Rusia untuk berkompetisi di Eropa dapat meredakan ketegangan. 'Mengizinkan anak laki-laki dan perempuan dari Rusia untuk bermain sepakbola di bagian lain Eropa dapat membantu,' ujarnya.

Tanggapan dan Kebijakan UEFA

Usulan pencabutan sanksi menghadapi beragam penilaian, terutama dari UEFA yang sebelumnya pernah melonggarkan hukuman dengan mengizinkan tim U-17 Rusia berkompetisi. Namun langkah ini mendapat tantangan keras dari berbagai federasi, yang akhirnya membuat izin tersebut dicabut kembali.

Sanksi yang dijatuhkan bertujuan utama untuk menekan Rusia agar menghormati norma-norma internasional terkait konflik bersenjata. Meski berbagai tekanan diperlukan, reaksi terhadap potensi pencabutan sanksi dari anggota federasi lain tetap menjadi perdebatan.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU