Minggu, 18 JANUARI 2026 • 17:33 WIB

Ikrar Gajah Mada dan Ambisi Persatuan Nusantara

Author

Ikrar Gajah Mada dan Ambisi Persatuan Nusantara

Sumpah Palapa yang diikrarkan oleh Gajah Mada menjadi tonggak bersejarah dalam upaya penyatuan berbagai pulau dan suku di Indonesia.

Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025

Sebagai Mahapatih Kerajaan Majapahit pada abad ke-14, Gajah Mada mengekspresikan tekadnya untuk membangun persatuan yang relevan hingga saat ini.

Latar Belakang Sejarah Sumpah Palapa

Sumpah Palapa diucapkan oleh Gajah Mada pada tahun 1334, di awal perjalanan Majapahit yang berusaha memperluas pengaruhnya di Nusantara.

Keberadaan Majapahit sebagai kekuatan besar saat itu menjadikan sumpah ini sangat signifikan dalam konteks sejarah Indonesia.

Dalam ikrarnya, Gajah Mada berkomitmen untuk tidak akan menikmati makanan bercita rasa enak sebelum seluruh nusantara bersatu di bawah kekuasaan Majapahit.

Sumpah ini mencerminkan dedikasi Gajah Mada dalam mencapai cita-cita kebangsaan dan filosofi tentang pentingnya persatuan di antara keberagaman.

Implementasi Sumpah Palapa dalam Kebijakan Majapahit

Setelah pengikraran tersebut, Gajah Mada mengaplikasikan berbagai kebijakan untuk memperluas kekuasaan Majapahit yang terwujud dalam diplomasi, aliansi, dan peperangan.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Melalui strategi ini, Majapahit mengintegrasikan banyak daerah di Nusantara menjadi satu kesatuan yang lebih besar.

Pemberian kekuasaan kepada para panglima dan tokoh lokal juga memperkuat kendali Majapahit atas wilayah baru yang ditaklukkan.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa ambisi Gajah Mada bukan sekadar retorika, melainkan diwujudkan dalam berbagai aksi nyata dan menjadikan Majapahit simbol kejayaan dan kemakmuran.

Warisan Sumpah Palapa dalam Konteks Modern

Nilai-nilai dalam Sumpah Palapa masih relevan dalam konteks Indonesia modern, terutama terkait dengan persatuan dan kerukunan antar suku dan daerah.

Sumpah ini sering dijadikan inspirasi untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan semangat kebersamaan di masyarakat.

Hal ini tercermin dalam berbagai acara dan simbol nasional yang mengingatkan masyarakat akan pentingnya persatuan.

Dengan merujuk pada sejarah, diharapkan masyarakat Indonesia dapat belajar dari cita-cita Gajah Mada dalam membangun kedaulatan dan kesejahteraan di tengah keberagaman.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU