Penggelaran pasukan NATO di Greenland kini menjadi sorotan di kancah internasional.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa
Namun, Amerika Serikat memastikan bahwa langkah ini tidak akan memengaruhi rencana Presiden Donald Trump untuk menguasai wilayah tersebut.
Pengerahan Pasukan NATO di Greenland
Penggelaran pasukan NATO ke Greenland diumumkan pada Rabu (14/1) demi memperkuat kehadiran militernya di kawasan Arktik.
Wakil Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, mengkonfirmasi bahwa 'tentara NATO diperkirakan akan lebih banyak hadir di Greenland mulai hari ini dan beberapa hari mendatang'.
Lebih jauh, Egede menyoroti bahwa 'akan ada lebih banyak penerbangan dan kapal militer', menunjukkan komitmen NATO untuk menegakkan stabilitas di wilayah tersebut.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Pernyataan Gedung Putih
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa pengerahan pasukan NATO tidak akan mengubah prosedur pengambilan keputusan terkait akuisisi Greenland oleh Donald Trump.
'Saya rasa pasukan di Eropa tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden, dan sama sekali tidak memengaruhi tujuannya untuk mengakuisisi Greenland,' ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Trump melihat akuisisi Greenland sebagai prioritas keamanan nasional, mencerminkan pentingnya wilayah tersebut bagi Amerika Serikat.
Konferensi Diplomatik dan Kesepakatan
Pada hari yang sama dengan pengumuman pengerahan pasukan, berlangsung pertemuan antara Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan pejabat dari Denmark serta Greenland.
Leavitt menggambarkan pertemuan itu sebagai 'produktif', menegaskan bahwa kedua delegasi 'sepakat untuk benar-benar membentuk kelompok kerja'.
Kelompok kerja ini akan fokus pada pembicaraan teknis terkait akuisisi Greenland, dengan rencana untuk mengadakan pertemuan setiap dua hingga tiga minggu.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: