Kamis, 01 JANUARI 2026 • 13:54 WIB

Peningkatan Kasus Influenza A 'Super Flu' di Indonesia: Kemenkes Cermati Penyebarannya

Author

Peningkatan Kasus Influenza A 'Super Flu' di Indonesia: Kemenkes Cermati Penyebarannya

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan 62 kasus infeksi influenza A (H3N2) yang dikenal sebagai 'super flu' hingga akhir Desember 2025.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Kasus ini terdeteksi melalui 88 laporan sentinel influenza like illness (ILI) dan severe acute respiratory infections (SARI) yang tersebar di berbagai daerah.

Distribusi Kasus di Berbagai Wilayah

Data dari Kemenkes menunjukkan bahwa kasus terdistribusi di delapan provinsi. 'Berdasarkan pemeriksaan dari 88 sentinel ILI SARI di seluruh Indonesia yang diperiksa di laboratorium kesehatan masyarakat serta laboratorium rujukan berstandar biosafety level 3 (BSL-3), hingga akhir Desember tercatat total 62 kasus di delapan provinsi,' jelas drg Widyawati.

Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat mencatatkan jumlah kasus tertinggi. Ketiga provinsi ini menjadi fokus utama temuan super flu berdasarkan hasil laboratorium yang dilakukan.

Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang

Karakteristik Pasien Terinfeksi

Dari segi demografi, mayoritas pasien teridentifikasi adalah perempuan, mencapai 64 persen dari total kasus. Ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kerentanan berdasar jenis kelamin.

Aspek usia juga menjadi faktor penting, di mana sekitar 35 persen kasus terjadi pada anak-anak berusia 1 hingga 10 tahun. Kelompok ini dinyatakan sebagai salah satu yang paling rentan terhadap infeksi influenza A.

Imbauan dan Pencegahan dari Kemenkes

Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran influenza, terutama varian baru dengan tingkat penularan tinggi. Pemantauan dan surveilans berkelanjutan digalakkan untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Mereka disarankan segera mencari perawatan medis jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas, yang lebih berisiko bagi anak-anak dan lansia.

Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU