Kategori Berita
Selasa, 19 MEI 2026 • 14:13 WIB

Pembatalan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalimantan Barat oleh MPR

Pembatalan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalimantan Barat oleh MPRPembatalan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalimantan Barat oleh MPR

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI telah membatalkan rencana untuk menggelar ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat. Keputusan ini diambil setelah dua sekolah, SMA Negeri 1 Pontianak dan SMA Negeri 1 Sambas, memilih untuk menghormati hasil kompetisi sebelumnya.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menyatakan bahwa penolakan ini menunjukkan sikap toleransi dan persatuan. MPR menghargai keputusan sekolah-sekolah tersebut untuk menjaga integritas hasil kompetisi.

MPR RI Membatalkan Lomba Cerdas Cermat

Keputusan MPR RI untuk membatalkan pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat merupakan langkah tegas. Hal ini terjadi setelah dua sekolah resmi mengajukan penolakan terhadap rencana tersebut.

Abraham Liyanto menjelaskan bahwa pada tanggal 14 Mei, kepala dan wakil kepala sekolah dari SMA Negeri 1 Pontianak bertandang ke MPR untuk menyampaikan keputusan mereka. Keesokan harinya, SMA Negeri 1 Sambas juga menyatakan dukungan yang sama.

Kedua sekolah tersebut menunjukkan komitmen untuk menghormati hasil kompetisi yang sudah ditetapkan sebelumnya. MPR mengapresiasi tindakan ini sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Empat Pilar dalam pendidikan.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Evaluasi yang Akan Dilakukan MPR

Meski lomba ulang tidak jadi dilaksanakan, MPR tetap berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Fokus utama adalah meningkatkan kualitas lomba di masa depan, termasuk komposisi dewan juri.

MPR berencana melibatkan pakar hukum tata negara dari setiap provinsi dalam proses penjurian. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan integritas dan kredibilitas lomba.

Abraham Liyanto menuturkan bahwa sosialisasi tentang Empat Pilar perlu diperkuat. 'Kesimpulan lomba ini kita akan teruskan dengan meningkatkan kualitasnya lebih bagus, dengan pengaturannya lebih baik, dan juri yang profesional di masa mendatang,' tegasnya.

Respons Terhadap Penolakan dan Polemik

Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, menyatakan bahwa polemik terkait lomba ini menjadi perhatian serius. Ia menekankan bahwa pemilihan dewan juri harus melibatkan para ahli tata negara dari berbagai daerah.

Sebagai akibat dari pembatalan ini, SMA Negeri 1 Sambas tetap akan mewakili Kalimantan Barat di LCC Empat Pilar tingkat nasional 2026. MPR berkomitmen menyiapkan evaluasi yang komprehensif untuk lomba selanjutnya.

Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, juga menekankan pentingnya klarifikasi mekanisme lomba agar tidak menimbulkan kebingungan di kalangan siswa dan sekolah. Hal ini menjadi salah satu fokus MPR guna memastikan keberlangsungan dan keberhasilan lomba di masa mendatang.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pembatalan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalimantan Barat oleh MPR

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!