Sepuluh mantan pegawai Samsung Electronics ditangkap di Korea Selatan karena terlibat dalam kebocoran rahasia teknologi semikonduktor.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Mereka diduga telah membocorkan informasi penting mengenai proses manufaktur DRAM 10 nanometer kepada perusahaan Taiwan, CXMT, sejak tahun 2016.
Latar Belakang Kebocoran
Menurut laporan dari The Chosun Daily, sepuluh orang tersangka terdiri dari satu mantan eksekutif dan beberapa peneliti inti yang terlibat dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Kebocoran mencakup proses pembuatan chip DRAM 10 nanometer, yang merupakan hasil investasi besar Samsung, mencapai sekitar 1,6 triliun won Korea selama lima tahun.
Sebagai pelopor DRAM 10 nanometer, posisi strategis Samsung sangat dilemahkan dengan terkuaknya informasi ini, yang memungkinkan CXMT untuk meningkatkan kemampuan produksinya.
Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang
Metode Operasional Tersangka
Para tersangka diduga menjalankan aksinya secara terorganisasi, dengan mendirikan perusahaan cangkang dan berpindah lokasi untuk menghindari deteksi.
Salah satu tersangka, yang diidentifikasi dengan inisial B, dituduh menyalin sekitar 600 tahapan proses manufaktur DRAM ke dalam dokumen manual untuk mengelak dari pelacakan digital.
Inisial A, mantan eksekutif yang berperan sebagai penghubung utama bagi CXMT, turut terlibat dalam pengembangan teknologi semikonduktor di perusahaan tersebut.
Dampak Kebocoran Teknologi
Produksi chip DRAM 10 nm oleh CXMT dapat memperkuat fondasi teknologinya, terutama dengan rencana peluncuran HBM2 pada tahun 2024.
Hal ini diprediksi dapat menggeser hingga 15 persen pangsa pasar, yang mungkin menggerus posisi Samsung di industri semikonduktor global.
Kebocoran teknologi ini juga menjadi salah satu penyebab penurunan penjualan Samsung Electronics sekitar 5 triliun won dalam setahun terakhir, berimplikasi pada perekonomian nasional Korea Selatan.
Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: