Atlet tenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, terpaksa menghentikan langkahnya di ajang SEA Games 2025 setelah memutuskan untuk retired pada babak semifinal.
Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China
Kondisi pernapasan yang terganggu memaksa Janice untuk tidak melanjutkan pertandingan melawan wakil tuan rumah Thailand, Mananchaya Sawangkaew.
Masalah Pernapasan Menghentikan Langkah Janice Tjen
Janice Tjen bertanding melawan Mananchaya Sawangkaew di babak semifinal pada Selasa (16/12) pagi WIB. Laga berlangsung ketat, namun kondisi kesehatan Janice yang terganggu membuatnya tidak mampu melanjutkan pertandingan saat tertinggal 4-6 di set pertama.
Keputusan untuk mundur diambil setelah pelatih dan medis memberikan evaluasi mengenai kondisi fisiknya. Meskipun berusaha tetap fokus, Janice merasakan adanya tekanan yang cukup berat pada sistem pernapasannya.
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
Keputusan Retired untuk Menghindari Cedera Serius
Dengan pernapasan yang terus memburuk, Janice pun memilih untuk mengundurkan diri guna menghindari risiko cedera yang lebih serius. "Saya tidak ingin mengambil risiko lebih jauh bagi kesehatan saya," ujarnya.
Pengunduran diri ini menyisakan rasa kecewa, terutama karena Janice memiliki harapan besar untuk melanjutkan ke partai final. Namun, kesehatan jelas menjadi prioritas utamanya.
Sumbangan Medali dan Peluang Indonesia di SEA Games 2025
Meskipun gagal melaju ke final tunggal putri, Janice Tjen tetap memberikan kontribusi berharga bagi tim Indonesia. Dia sebelumnya berhasil meraih medali emas di nomor beregu putri tenis pada Sabtu (13/12), yang memperlihatkan performa apik di lapangan.
Hingga saat ini, Indonesia menempati peringkat kedua klasemen medali SEA Games 2025 dengan total 56 medali emas. Tim Indonesia berpeluang menambah jumlah medali di berbagai cabang olahraga lainnya dan tetap berjuang dalam ajang bergengsi ini.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: