Ariel NOAH baru-baru ini mengalami cedera meniscus tear yang mengganggu aktivitas olahraga, terutama voli dan padel bersama rekan-rekannya. Cedera ini cukup serius dan menarik perhatian publik setelah ia terlihat mengenakan pelindung lutut.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez
Melalui akun Instagramnya, Ariel berbagi informasi tentang kondisi cedera tersebut, menekankan bahwa ia telah menjalani beberapa perawatan untuk menghadapi tantangan ini.
Apa itu Meniscus Tear?
Meniscus tear adalah cedera pada tulang rawan lutut, yang berfungsi sebagai bantalan antara tulang-tulang sendi lutut. Cedera ini sering kali terjadi akibat gerakan mendadak atau aktivitas olahraga yang melibatkan putaran.
Berdasarkan informasi dari NHS, cedera meniscus juga bisa muncul karena cedera ringan saat berdiri atau bangun dari posisi duduk. Tanda-tanda umum yang perlu diwaspadai meliputi nyeri pada lutut, serta kaku atau bengkak.
Selain itu, gejala lain termasuk kesulitan menggerakkan lutut, sensasi 'klik' saat bergerak, dan lutut yang terasa tidak stabil. Oleh karena itu, mendapatkan diagnosis yang tepat sangat penting agar penanganan yang tepat bisa dilakukan.
Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana
Cara Meredakan Gejala Meniscus Tear di Rumah
Penderita cedera seperti yang dialami Ariel NOAH disarankan untuk menghentikan aktivitas fisik demi memberikan waktu istirahat pada lutut. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengompres lutut menggunakan es selama 20 menit beberapa kali dalam sehari.
Penggunaan perban elastis atau knee support juga dianjurkan, tentunya harus dilepas saat tidur. Penting juga untuk menghindari kompres panas, alkohol, dan mengangkat beban berat untuk mencegah kondisi semakin parah.
Selain itu, pengobatan dengan paracetamol dapat membantu meredakan rasa sakit sementara. Setelah beberapa hari, disarankan untuk melakukan gerakan ringan agar lutut tidak kaku.
Pengobatan Meniscus Tear
Sebagian besar cedera meniscus tear umumnya dapat sembuh tanpa memerlukan tindakan operasi, meski pemulihan mungkin memakan waktu. Fisioterapi menjadi salah satu rekomendasi untuk meredakan nyeri serta meningkatkan kekuatan dan mobilitas lutut.
Namun, jika cedera tergolong parah, prosedur arthroscopy mungkin diperlukan untuk memperbaiki atau mengangkat bagian tulang rawan yang rusak. Tujuan dari prosedur ini adalah mengembalikan fungsi normal lutut agar pasien bisa beraktivitas kembali seperti biasanya.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: