Kementerian Kesehatan meluncurkan empat strategi utama untuk penanggulangan HIV di Indonesia. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat deteksi, pengobatan, dan pencegahan penularan virus berbahaya tersebut.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Direktur Imunisasi dr. Prima Yosephine menjelaskan bahwa peningkatan penemuan kasus HIV menjadi prioritas utama dalam upaya pemerintah. Berbagai metode penyaringan akan digunakan untuk mendeteksi kasus sejak dini.
Peningkatan Penemuan Kasus HIV
Menurut dr. Prima, strategi pertama berfokus pada peningkatan penemuan kasus HIV. Metode penyaringan yang digunakan mencakup skrining di komunitas, layanan kesehatan, hingga pemeriksaan mandiri yang difasilitasi lembaga masyarakat.
Deteksi dini melalui Early Infant Diagnosis (EID) dan skrining calon pengantin juga menjadi bagian penting dari langkah ini. Selain itu, penelusuran melalui notifikasi pasangan dan keluarga dari kasus indeks dinilai efektif untuk menemukan individu yang berisiko tinggi.
“Dari sini kita bisa mengetahui berapa banyak kasus yang terdeteksi, berapa yang sudah minum obat, dan seperti apa status beban virusnya,” jelas dr. Prima di Kuningan, Jakarta Selatan.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Pengawasan dan Penanganan Medis
Strategi kedua menitikberatkan pada pengawasan pengobatan. Pemerintah memantau secara berkala potensi resistensi terhadap obat antiretroviral (ARV) dan resistensi obat untuk gonore, guna memastikan efektivitas terapi bagi semua pasien.
Langkah ketiga memastikan seluruh kasus HIV mendapat penanganan sesuai standar nasional. Ini termasuk eliminasi penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak melalui layanan terpadu.
Semua pasien HIV akan mendapatkan terapi pencegahan tuberkulosis (TBC) lantaran tingginya risiko koinfeksi. Kebijakan Pemberian Obat Multi-Bulan diharapkan dapat menjaga keberlanjutan terapi bagi pasien.
Penguatan Promosi Kesehatan
Dr. Prima menekankan pentingnya penguatan promosi kesehatan dalam strategi penanggulangan HIV. Edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong tes dini serta memastikan pasien yang sudah terdiagnosis terus menjalani pengobatan.
“Kalau permintaan dari masyarakat tidak terbentuk, maka strategi lain tidak akan optimal,” katanya. Pemerintah berharap kombinasi dari empat strategi ini dapat mempercepat penurunan kasus baru di seluruh Indonesia.
Ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV dan memastikan akses yang lebih baik terhadap perawatan.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: