Wakil Presiden Gibran Rakabuming baru saja menyelesaikan kunjungan silaturahmi dengan santri Indonesia di Johannesburg, Afrika Selatan, setelah kegiatan KTT G20.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Pertemuan yang berlangsung di Masjid ud-Dhuha ini diisi dengan salat berjamaah dan dialog mengenai pentingnya akses teknologi yang inklusif untuk semua.
Pertemuan di Masjid ud-Dhuha
Setelah menunaikan salat Zuhur, Wapres Gibran menyampaikan gambaran mengenai agenda KTT G20 kepada masyarakat Muslim di Johannesburg.
Dalam komunikan tersebut, Wapres juga membahas arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait kecerdasan artifisial (AI) dan keberlanjutan akses teknologi.
Ia menekankan, 'Masa depan teknologi harus menciptakan keadilan, bukan memperlebar kesenjangan', menandakan betapa pentingnya isu ini dalam perkembangan masyarakat.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pesan kepada Santri
Selama pertemuan tersebut, Wapres Gibran memberikan motivasi kepada para pelajar santri untuk tetap semangat belajar dan menjaga akhlak.
Dialog yang terjadi dalam suasana santai menunjukkan kedekatan Wapres dengan santri, menegaskan niat baik untuk mempererat hubungan dengan masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.
Kegiatan KTT G20
Sejak tiba pada 21 November 2025, Wapres Gibran terlibat dalam berbagai agenda penting, termasuk sesi pleno KTT G20 dan pertemuan bilateral.
Dalam forum tersebut, ia menegaskan posisi Indonesia dalam mendorong pemerataan akses teknologi dan kemitraan global yang berkeadilan.
Wapres menyerukan, 'Masa depan ekonomi global harus dibangun di atas prinsip keadilan', menekankan perlunya keadilan dalam pemanfaatan teknologi dan perlindungan hak pekerja.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: