Jorge Lorenzo, mantan pebalap MotoGP, memperingatkan tentang risiko yang dihadapi Marc Marquez seiring bertambahnya usia, terutama menghadapi pebalap muda di masa depan.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Meskipun Marquez baru saja meraih gelar juara MotoGP 2025, Lorenzo menegaskan bahwa umur bisa menjadi tantangan besar bagi karirnya.
Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025
Marc Marquez berhasil mengunci gelar juara MotoGP 2025 dengan performa yang sangat mengesankan, mencatatkan 23 kemenangan dari 36 balapan di sepanjang musim.
Dengan menunggangi GP25, Marquez menunjukkan dominasi yang nyaris tanpa lawan, mengantarkannya pada sepuluh kemenangan sprint dan grand prix yang membuktikan bahwa ia masih sama kuatnya dengan pebalap mana pun dalam sejarah MotoGP.
Saat ini, Marquez terikat kontrak dengan Ducati hingga akhir 2026, yang berarti pada saat kontraknya habis, ia akan berusia 33 tahun.
Walaupun banyak yang memperkirakan ia akan terus bersinar, Lorenzo mengingatkan bahwa ada batasan yang datang seiring bertambahnya usia.
Peringatan Lorenzo tentang Usia
Lorenzo, yang memiliki tiga gelar juara dunia, mengingatkan bahwa faktor usia adalah sesuatu yang tidak bisa diabaikan dalam dunia balap.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Ia menjelaskan, "Usia tidak akan memaafkan siapapun. Sekalipun nama Anda adalah Messi, sekalipun nama Anda Maradona atau Michael Jordan, usia tidak memaafkan Anda."
Lorenzo menggarisbawahi bahwa pebalap muda akan terus bermunculan dengan talenta baru yang pastinya akan mempengaruhi posisi Marquez di trek.
Dia juga menambahkan, "Jadi, sudah pasti seorang pebalap muda akan datang di masa depan, yang akhirnya akan mengalahkan dia," mengindikasikan bahwa perubahan generasi dalam olahraga adalah hal yang tak terhindarkan.
Kondisi Marc Marquez dan Rencana Comeback
Sebagai bahan perhatian, Marc Marquez sedang menjalani pemulihan akibat cedera patah tulang selangka yang didapatnya saat balapan di Mandalika.
Cedera itu membuatnya terpaksa absen dalam tes post-season di Valencia, yang merupakan bagian penting untuk mempersiapkan musim baru.
Marquez menargetkan untuk kembali ke trek dalam tes musim dingin di Sepang awal tahun depan, menunjukkan komitmennya untuk mengembalikan performa terbaiknya.
Namun, mengingat kondisi fisiknya yang perlu perhatian, tantangan untuk mempertahankan posisi puncak akan semakin berat, terlepas dari kesuksesan yang telah dicapainya.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: