IdeaFest 2025 kini tengah berlangsung dengan berbagai pembahasan menarik mengenai media baru di Indonesia.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Acara ini berlangsung di JCC, Jakarta Pusat, menampilkan CEO Indozone Media, Riel Tasmaya, yang membahas konsep Indonesia New Media.
Perkenalan Indonesia New Media
Dalam sesi ideatalks bertema 'REIMAGINING HOMELESS MEDIA: Beyond Virality, Toward Impact', Riel Tasmaya memaparkan tentang Indonesia New Media Forum.
Dia membuka pembicaraan dengan menyatakan, "Saya disuruh ngomong sekarang sama teman-teman untuk mewakili Indonesia New Media Forum. Jadi, selamat malam teman-teman semua."
Riel juga menjelaskan, "Hari ini sebenarnya hari yang kita tunggu-tunggu untuk si Indonesia New Media Forum ini yang kemarin-kemarin kita nunggu momentum yang tepat untuk kita bisa me-launching tipis-tipis lah ya."
Dia menyoroti bahwa IdeaFest adalah momentum yang tepat untuk memperkenalkan Indonesia New Media karena kehadiran banyak kreator.
Evolusi Media di Era Digital
Riel menekankan bahwa Indonesia New Media berfokus pada inovasi dalam industri media, terutama dengan pergeseran dari media tradisional ke digital.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
"Kalau kita lihatkan media mainstream kan ada zaman dulu ada TV, ada ya surat kabar, segala macam dan sekarang sudah evolve menjadi digital dan sekarang evolve menjadi di sosial media juga," ujarnya.
Dia menegaskan pentingnya untuk media baru beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan tersebut agar bisa bertahan di era digital.
Riel juga menjelaskan tantangan yang dihadapi pelaku industri dalam menyesuaikan diri dengan perubahan ini.
Definisi Homeless Media
Pada sesi ini, Riel memberikan penjelasan tentang istilah 'homeless media' dan menegaskan bahwa New Media Forum tidak termasuk dalam kategori tersebut.
"Kita melihatnya kita bukan homeless media karena kita sebenarnya punya aset juga," tuturnya.
Dia menambahkan, "Teman-teman ada yang punya IP, punya apa, punya kegiatan-kegiatan yang lain yang banyak segala macam, tapi kita membuatnya media baru."
Riel berharap kolaborasi antara pelaku media baru dapat membawa dampak positif bagi perkembangan industri media di Indonesia.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: