Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan harapannya agar Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren dapat resmi dibentuk menjelang Hari Santri pada Rabu, 22 Oktober 2025. Pembentukan ini diharapkan menjadi momen bersejarah bagi pesantren di Indonesia.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Serah terima syarat-syarat untuk pembentukan Ditjen tersebut telah dilakukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. Proses ini dianggap penting untuk memperkuat institusi pesantren di tanah air.
Proses Persiapan Pembentukan Ditjen Pesantren
Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa semua persyaratan yang diminta oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah disiapkan dan diserahkan kepada Presiden RI. Ia optimis proses ini bisa segera diselesaikan sebelum momen penting Hari Santri.
Harapan ini disampaikan dengan semangat agar pengumuman terkait Ditjen Pesantren dapat menjadi kabar baik bagi pesantren di seluruh Indonesia. Pembentukan ini dianggap sebagai langkah yang sangat dinanti oleh banyak pihak terkait.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
Pentingnya Ditjen Pesantren
Direktorat Jenderal Pesantren ini akan menjadi pencapaian yang signifikan bagi pesantren yang selama ini diurus oleh seorang Direktur. Nasaruddin menggarisbawahi bahwa kehadiran Ditjen ini akan mengisi kekosongan yang diakibatkan oleh keberadaan Ditjen Haji dan Umrah yang kini telah menjadi kementerian tersendiri.
Dengan adanya Ditjen Pesantren, diharapkan ada peningkatan dalam pengelolaan dan pengembangan institusi pendidikan yang menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia.
Dukungan dari Fraksi PKB
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid, menegaskan bahwa pembentukan Ditjen Pesantren merupakan kebutuhan mendesak. Ia menekankan bahwa pesantren memiliki peran besar dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menjelaskan lebih jauh bahwa pesantren adalah institusi pendidikan khas di Indonesia yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan bangsa. Dukungan untuk Ditjen ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya peran tersebut dalam era modern.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: