Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Taufik Hidayat (Istimewa)
Sayembara senilai Rp250 juta yang sempat diumumkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membantu menangkap buronan kasus penyekapan dan penganiayaan sadis, Taufik Hidayat, resmi berakhir.
Namun, hadiah ratusan juta rupiah itu tidak diberikan kepada siapa pun yang menemukan pelaku. Atas saran dari Kapolda Jawa Barat, dana tersebut justru dialihkan untuk membantu korban, Yuvita Tri Rezeki (29), yang mengalami penyiksaan hingga menderita cacat permanen.
Dana itu nantinya akan diserahkan dalam bentuk sertifikat deposito Bank BJB senilai Rp250 juta.
Dedi Mulyadi: Hadiah Dialihkan untuk Korban
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya usai pelaku berhasil ditangkap jajaran Polda Jawa Barat.
"Untuk seluruh warga net di mana pun berada, kami sampaikan bahwa sayembara siapa yang menemukan pelaku kebiadaban terhadap Yuvita, yaitu Taufik Hidayat, akan diberikan uang Rp250 juta. Sayembara itu sudah berakhir karena pelaku kejahatan tersebut telah ditangkap oleh Polda Jawa Barat," ujar Dedi.
Menurut Dedi, setelah berkomunikasi dengan Kapolda Jawa Barat, muncul kesepakatan agar uang hadiah tersebut lebih bermanfaat jika diberikan kepada korban.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar, dan beliau menyarankan agar dana Rp250 juta itu diserahkan kepada keluarga korban," katanya.
Disimpan dalam Bentuk Deposito
Dedi menjelaskan, uang tersebut tidak diberikan secara tunai, melainkan disimpan dalam bentuk deposito agar bisa menjadi bekal bagi masa depan Yuvita.
Rencananya, sertifikat deposito senilai Rp250 juta itu akan diserahkan secara simbolis pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan Hari Bhayangkara.
"Saya menyerahkannya dalam bentuk sertifikat deposito senilai Rp250 juta. Insyaallah akan kami serahkan pada tanggal 1 Juli 2026 bertepatan dengan Hari Bhayangkara," ucapnya.
Ia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban korban yang kini harus menjalani proses pemulihan fisik maupun psikologis.
Apresiasi untuk Polda Jawa Barat
Dalam kesempatan yang sama, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polda Jawa Barat yang dinilai bergerak cepat hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku.
Ia berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polda Jawa Barat yang telah bekerja keras menangkap pelaku kejahatan sadis dan penyekapan tersebut. Semoga peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi," ujarnya.
Kasus yang Menggemparkan Publik
Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki sempat menghebohkan masyarakat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: