Fadly Alberto Minta Maaf Setelah Insiden Tendangan Kungfu di Pertandingan U-20
Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Fadly Alberto Hengga, meminta maaf terkait insiden tendangan kungfu di laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 melawan Dewa United Banten FC.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Permohonan maaf ini diungkapkan setelah pertandingan yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, pada 19 April 2025.
Fadly menyatakan, 'Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20,' melalui akun Instagram pribadinya.
Ia secara khusus meminta maaf kepada Rakha Nurkholis, pemain yang menjadi korban. 'Secara khusus saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Rakha Nurkholis,' tambahnya.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Dalam pernyataannya, Fadly juga mengakui tanggung jawabnya kepada tim. 'Untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim,' ungkapnya.
Ia juga menekankan dampak tindakannya terhadap reputasi Timnas Indonesia. 'Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya,' tegas Fadly.
Pertandingan antara Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 berakhir dengan kemenangan Dewa United 2-1, namun diselimuti kontroversi.
Insiden ini terjadi setelah keputusan wasit pada menit ke-81 yang mengesahkan gol kedua Dewa United yang ditentang oleh kubu Bhayangkara.
Ketegangan semakin meningkat menjelang akhir pertandingan, menyusul keributan antara pemain dan ofisial yang berujung pada kekerasan yang dilakukan oleh Fadly.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: