BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 15 APRIL 2026 • 16:21 WIB

Kunjungan Prabowo ke Rusia: Kesepakatan Energi untuk Indonesia

Kunjungan Prabowo ke Rusia: Kesepakatan Energi untuk IndonesiaKunjungan Prabowo ke Rusia: Kesepakatan Energi untuk Indonesia

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan hasil diskusi bilateral dengan Rusia tentang kerjasama pasokan energi. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto bersama menteri-menteri terkait.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Dirjen Migas Laode Sulaeman menyatakan bahwa Rusia siap memasok minyak mentah dan LPG ke Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan energi jangka panjang di dalam negeri.

Potensi Kerja Sama Energi Jangka Panjang

Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, menjelaskan bahwa tim di Rusia saat ini sedang menyiapkan aspek teknis dari kerja sama. Meskipun masih dalam proses, kesediaan Rusia untuk berkolaborasi dalam pasokan crude dan LPG dianggap positif.

Pasokan minyak mentah akan diproses di kilang domestik, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah serta kemandirian energi di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mengeksplorasi pembangunan fasilitas penyimpanan energi di Karimun, Kepulauan Riau.

"Karimun itu kan penyimpanan internasional di sana. Dan di sana itu ada slot yang masih bisa dibangun storage," ungkap Laode, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekedar sewa, melainkan akan menjadi fasilitas baru.

Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Diskusi Lanjutan Antara Pejabat Energi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melanjutkan interaksi langsung dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev untuk menindaklanjuti kesepakatan sebelumnya. Pertemuan ini menekankan pada peluang nyata dalam kerjasama energi yang berfokus pada pasokan minyak mentah dan LPG.

"Alhamdulillah apa yang sudah menjadi kesepakatan itu, kita mendapatkan hasil yang cukup baik di mana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita nambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG," ucap Bahlil.

Kerja sama ini dilakukan dalam skema Government to Government (G2G) dan business to business (B2B) untuk menjamin ketersediaan cadangan energi nasional. Bahlil menggarisbawahi pentingnya dukungan Rusia untuk ketahanan energi Indonesia.

Rusia Sebagai Mitra Strategis Energi

Dalam konteks ketahanan energi nasional, Bahlil menyatakan bahwa Indonesia membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan Rusia. "Kita ingin semua ini betul-betul memberi kepastian bagi ketahanan energi nasional," ujarnya.

Kemitraan dengan Rusia dianggap sebagai opsi penting mengingat kapasitas produksi energi yang besar di negara tersebut. Hal ini menjadi semakin vital di tengah dinamika global yang tidak menentu.

"Sekali lagi saya merasa senang hari ini karena atas arahan Bapak Presiden Prabowo untuk menindaklanjuti secara tuntas. Dan alhamdulillah, Insya Allah bisa kita mendapatkan yang baik," tutup Bahlil.

Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kunjungan Prabowo ke Rusia: Kesepakatan Energi untuk Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!