BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 10 APRIL 2026 • 14:56 WIB

Komitmen Indonesia Menuju Kemandirian Energi Melalui Transisi ke Energi Bersih

Komitmen Indonesia Menuju Kemandirian Energi Melalui Transisi ke Energi BersihKomitmen Indonesia Menuju Kemandirian Energi Melalui Transisi ke Energi Bersih

Presiden Prabowo Subianto menekankan komitmen pemerintah Indonesia dalam mencapai kemandirian energi dengan beralih ke energi bersih yang berkelanjutan. Dalam acara peresmian pabrik perakitan kendaraan listrik di Magelang, beliau menjelaskan pentingnya sektor energi bagi ketahanan negara.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Menurut Presiden, untuk mencapai kemerdekaan sejati, Indonesia perlu mandiri dalam sektor energi. "Negara yang sebesar kita kalau masih mau merdeka, kalau masih mau survive bertahan hidup, mau tidak mau kita harus mandiri," ujar beliau.

Strategi Transisi Energi Bersih

Di tengah ketidakpastian global, Presiden Prabowo mengungkapkan optimisme terhadap potensi energi yang dimiliki Indonesia. Namun, beliau menegaskan bahwa pengelolaan energi harus dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.

Beliau juga menekankan perlunya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan beralih ke energi terbarukan. "Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, listrikifikasi," tambahnya.

Langkah transisi ini bukan hanya penting untuk keberlanjutan energi, tetapi juga dapat menghemat penggunaan bahan bakar fosil. Ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan ekosistem energi yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Pembangunan Kapasitas Listrik Nasional

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo mengumumkan rencana untuk mengembangkan kapasitas listrik nasional hingga 100 gigawatt dalam waktu singkat. Pemerintah berencana untuk menghentikan secara bertahap penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

"Dari menutup itu, kita akan menghemat 200 ribu barrel sehari," ujarnya menjelaskan dampak positif dari kebijakan ini.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mengurangi 20 persen dari total impor bahan bakar minyak yang saat ini masih mencapai satu juta barrel sehari.

Pengembangan Energi Alternatif

Pemerintah juga berfokus pada pengembangan energi alternatif yang memanfaatkan sumber daya domestik, seperti limbah kelapa sawit dan minyak goreng untuk produksi bahan bakar ramah lingkungan. Langkah ini diyakini dapat mendukung kemandirian energi dan ketahanan nasional.

Presiden Prabowo optimis bahwa dengan strategi ini, Indonesia dapat menghentikan impor bahan bakar minyak dalam beberapa tahun ke depan. "Kita punya kekuatan besar, kita benar sungguh-sungguh, kita akan mandiri, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri," tutupnya.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Komitmen Indonesia Menuju Kemandirian Energi Melalui Transisi ke Energi Bersih

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!