BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 25 MARET 2026 • 10:40 WIB

Penurunan Signifikan Saham HYBE Pasca Konser BTS: Data dan Analisis yang Terungkap

Penurunan Signifikan Saham HYBE Pasca Konser BTS: Data dan Analisis yang TerungkapPenurunan Signifikan Saham HYBE Pasca Konser BTS: Data dan Analisis yang Terungkap

Saham HYBE mengalami penurunan drastis pada Senin (23/3) setelah konser comeback BTS yang berlangsung pada Sabtu (21/3). Penurunan ini terjadi meskipun komunitas penggemar BTS sangat antusias menyaksikan penampilan mereka setelah hampir empat tahun hiatus.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Kehadiran Penonton yang Melampaui Harapan

Konser yang bertajuk BTS Comeback Live: Arirang di Gwanghwamun Square semula diperkirakan bisa menarik sekitar 260 ribu penonton. Namun, menurut laporan pemerintah, hanya sekitar 40.000 orang yang hadir, sementara HYBE mengklaim jumlahnya mencapai 104.000 penonton.

Perbedaan angka ini memicu kekhawatiran di kalangan investor dan analis yang mulai mempertanyakan potensi pendapatan serta popularitas BTS setelah lama tidak tampil. 'Kami tidak berharap jumlah penonton turun drastis seperti ini,' ujar seorang analis pasar keuangan.

Kritik juga telah dilontarkan mengenai alokasi anggaran yang besar untuk persiapan acara, terutama karena jumlah personel keamanan yang dikerahkan dianggap berlebih. Ini menambah tekanan pada harga saham HYBE di pasar.

Pengawasan Keamanan yang Tidak Proporsional

Dalam persiapan konser, pihak berwenang mengerahkan jumlah besar petugas keamanan, yaitu sekitar 6.700 orang. Ini jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan biasanya untuk festival sejenis, di mana angka baku hanya mencapai 3.000 petugas.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Persiapan keamanan ini termasuk hadirnya 72 unit mobil polisi dan 35 tim detektif, yang diharapkan dapat menjamin keamanan selama acara berlangsung. Namun, kehadiran yang terlalu banyak malah menimbulkan kritik terkait efisiensi pengelolaan acara oleh HYBE.

Dengan melibatkan 3.400 personel tambahan dari berbagai instansi serta 4.800 staf HYBE, harapannya insiden bisa dihindari. Namun, jumlah besar tersebut justru menimbulkan pertanyaan tentang kepaduan dan efektivitas pengaturan keamanan yang dilakukan.

Kendala Transportasi dan Mobilitas

Sebagai langkah antisipasi, sejumlah jalan utama di Gwanghwamun ditutup untuk kendaraan selama beberapa hari menjelang konser. Ini adalah upaya untuk mengendalikan kerumunan penggemar yang diperkirakan akan datang dalam jumlah banyak.

Kereta juga tidak berhenti di beberapa stasiun terdekat selama acara, dan semua pintu masuk diblokir untuk menjaga ketertiban publik. Namun, upaya ini menyebabkan sejumlah kesulitan mobilitas bagi banyak orang yang ingin mengakses area tersebut.

Walaupun berbagai langkah telah dilakukan, pada kenyataannya hanya sekitar 42 ribu orang yang berada di lokasi pada saat konser, mencerminkan adanya ketidakselarasan antara perkiraan dan kenyataan di lapangan.

Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penurunan Signifikan Saham HYBE Pasca Konser BTS: Data dan Analisis yang Terungkap

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!