Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat Signifikan, Jasa Marga Siapkan Layanan Darurat
Arus mudik menjelang Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan di sejumlah tol regional di Indonesia. PT Jasa Marga melaporkan bahwa jumlah kendaraan yang melintas mencapai 1.311.659 unit dalam periode H-10 hingga H-4 Idulfitri 1447 H.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa menjadi salah satu penyumbang lalu lintas terbesar dengan 586.770 kendaraan, mengalami kenaikan 1,66 persen dari kondisi normal. Arus keluar dari Kota Medan melalui Gerbang Tol Amplas mencatat 151.890 kendaraan, meningkat 6,55 persen dibanding biasanya.
Jumlah kendaraan yang masuk menuju Kota Medan melalui GT Amplas tercatat mencapai 138.751 unit, menunjukan kenaikan sebesar 2,66 persen. Sedangkan di ruas Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, kendaraan yang melintas mencapai 116.878, melonjak sebesar 10,27 persen, dengan akses menuju Bandara Internasional Kualanamu mengalami peningkatan lebih dari 13 persen.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Di luar kawasan Sumatera, ruas Tol Balikpapan–Samarinda juga mengalami lonjakan, mencatat 83.158 kendaraan, meningkat 13,17 persen dari kondisi normal. Selain itu, ruas Tol Manado–Bitung tidak kalah sibuk dengan total 52.024 kendaraan, yang juga mencatat kenaikan sebesar 13,06 persen.
Peningkatan tertinggi terlihat di ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan, dengan total 111.507 kendaraan, meningkat hingga 18,05 persen dibandingkan kondisi normal. Lonjakan ini juga menunjukkan pergerakan warga menuju destinasi wisata dan kampung halaman di wilayah DIY dan sekitarnya.
Jasa Marga telah mengantisipasi peningkatan mobilitas dengan memperkuat layanan darurat untuk pengguna jalan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menginformasikan transformasi Call Center menjadi nomor 133 untuk mempermudah akses layanan di situasi darurat.
“Nomor tiga digit ini lebih mudah diingat, sehingga pengguna jalan dapat dengan cepat menghubungi layanan bantuan saat kondisi darurat,” ungkapnya. Layanan tersebut mencakup informasi lalu lintas, pelaporan kejadian, dan permintaan bantuan yang lebih responsif.
Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: