Lebaran Mendatang, Jakarta Dipenuhi Wisatawan Domestik
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memprediksi lebih dari 4 juta warga akan tetap di Jakarta selama Lebaran 2026. Sebaliknya, sekitar 6,6 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Yayat Sudrajat, menekankan bahwa banyak warga yang tidak mudik berpotensi membuat lokasi wisata di Jakarta padat pengunjung.
Menurut Yayat Sudrajat, total warga yang mudik akan mencapai 6.653.749 orang. Sementara itu, hampir 4 juta warga memilih untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota.
Warga yang tetap berada di Jakarta diharapkan mengunjungi beberapa tempat wisata dan pusat perbelanjaan yang terkenal.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Mengantisipasi keramaian, Pemprov DKI Jakarta merancang sistem rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem 'contra flow' dan pembatasan kendaraan dengan metode ganjil-genap di tempat-tempat wisata.
Yayat menyatakan, 'Selain kami mempersiapkan orang yang mudik, ada kurang lebih 4 juta yang tidak mudik, maka potensi terhadap lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, kita prediksi akan memadati lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan.'
PT Jasa Marga memperkirakan, puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026, diikuti arus balik pada tanggal 23 Maret 2026.
Yayat mengungkapkan, 'Prediksi proyeksi volume lalu lintas yang keluar Jakarta pada H-10 sampai dengan H-11, kurang lebih ada 3.671.078 kendaraan.' Selain itu, proyeksi lalu lintas yang masuk Jakarta dari H-10 hingga H+10 diperkirakan sebanyak 3.540.379 kendaraan.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: