Peluncuran Jersey Baru Timnas Indonesia: Memadukan Tradisi dan Modernitas
Kelme Indonesia baru saja meluncurkan jersey terbaru untuk Timnas Indonesia dalam sebuah acara megah di Gelora Bung Karno pada 12 Maret 2026. Jersey ini dirancang dengan memadukan elemen tradisi dan modern, menghadirkan semangat sepak bola di seluruh negeri.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Terdapat dua versi jersey yaitu versi kandang yang didominasi warna merah dan putih, serta jersey tandang berwarna putih dengan motif batik yang kaya. Peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi sejarah sepak bola Indonesia, mengintegrasikan budaya lokal ke dalam desainnya.
Peluncuran jersey baru Timnas Indonesia berlangsung di Plaza Utara Gelora Bung Karno dengan tema 'Leave Your Mark'. Jersey kandang menampilkan warna merah dengan ornamen garis-garis putih yang mencolok, sementara jersey tandang berwarna putih dihiasi motif batik yang menawan.
Jersey terbaru ini hadir dalam dua versi: player issue dan replica issue. Masing-masing juga tersedia dalam variasi lengan panjang dan pendek, memberikan kebebasan bagi para pemain maupun penggemar dalam memilih sesuai preferensi mereka.
Acara ini tidak hanya menarik perhatian media dan penggemar, tetapi juga dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki ketertarikan di dunia sepak bola Indonesia.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menjelaskan bahwa desain jersey kandang terinspirasi dari warisan sejarah sepak bola Indonesia. Desain ini menghidupkan kembali identitas garis merah putih yang ikonik dari jersey legendaris tahun 1999.
Jersey tandang, di sisi lain, mencerminkan kekayaan budaya tanah air. Dengan menggabungkan elemen garis, pola titik, serta simbol khas batik, desain tersebut menginterpretasikan warisan tradisional dalam bentuk geometris yang dinamis.
Kombinasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik jersey bagi generasi muda yang selalu mengagumi keunikan dan kekuatan budaya mereka.
Kevin Wijaya menekankan bahwa desain jersey ini merupakan hasil dari kolaborasi erat antara Kelme dan PSSI. Masukan dari PSSI sangat penting dalam menentukan elemen filosofis yang mencerminkan budaya bangsa.
Dengan integrasi motif batik, yang dikenal luas sebagai warisan budaya Indonesia, Kelme berharap bisa membawa cerita ini ke panggung global. 'Kami mengutamakan pertama dari situ, karena kami melihat bahwa warisan ini yang paling banyak inspirasinya dan juga bisa menjadi storytelling buat kita sampaikan ke luar sana,' ujar Kevin.
Kerjasama ini bukan hanya tentang desain, tetapi juga tentang perwakilan budaya Indonesia dalam konteks olahraga di kancah internasional.
Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: