BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 12 MARET 2026 • 14:28 WIB

Kesiapsiagaan TNI dan Panggilan untuk Tenang di Tengah Krisis Global

Kesiapsiagaan TNI dan Panggilan untuk Tenang di Tengah Krisis GlobalKesiapsiagaan TNI dan Panggilan untuk Tenang di Tengah Krisis Global

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan kepada masyarakat agar tidak merasa khawatir terkait status siaga 1 yang diberlakukan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan prajurit dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Status siaga ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, dan bukan dipicu oleh pengaruh geopolitik atau geoekonomi. Melalui penjelasan ini, Sjafrie ingin meyakinkan publik bahwa Indonesia tetap dalam keadaan aman.

Menghadapi Ancaman Global

Sjafrie Sjamsoeddin, dalam penjelasannya, menyatakan bahwa penerapan status siaga 1 merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kesiapsiagaan TNI. Ia menggarisbawahi bahwa 'kesiapan yang dilakukan dari kita itu tidak ada pengaruhnya secara geopolitik. Tidak ada pengaruhnya terhadap geoekonomi.'

Upaya ini, tambahnya, bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. 'Jadi kesiagaan ini adalah untuk meyakinkan rakyat bahwa republik dalam keadaan aman dan tentunya harus nyaman dari segi sandang, pangan, dan papan,' jelasnya.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Isi Perintah Siaga 1 TNI

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebelumnya mengeluarkan perintah siaga 1 untuk mengantisipasi situasi di dalam negeri yang mungkin terpengaruh oleh ketegangan global. Dalam Telegram Nomor TR/283/2026, terdapat tujuh poin penting yang harus dilaksanakan.

Poin pertama menginstruksikan Panglima Komando Utama Operasi untuk menyiagakan personel dan peralatan militer untuk patroli di lokasi-lokasi strategis. Kemudian, Komando Pertahanan Udara Nasional diharuskan melakukan pengamatan secara terus-menerus.

Selain itu, Badan Intelijen Strategis TNI juga diminta untuk memantau kondisi WNI di negara yang terlibat konflik. Langkah ini diharapkan mampu mencegah potensi ancaman yang dapat merugikan keselamatan publik.

Peran TNI dalam Menjaga Keamanan

Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan pentingnya tugas TNI dalam melindungi bangsa dari berbagai ancaman. Ia menyatakan, 'TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional.'

Aulia juga menekankan bahwa TNI perlu memiliki tingkat kesiapsiagaan yang tinggi. 'Dengan demikian TNI harus memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi, salah satunya adalah dengan melaksanakan Apel pengecekan kesiapan secara rutin,' ungkapnya.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kesiapsiagaan TNI dan Panggilan untuk Tenang di Tengah Krisis Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!