Sule Minta Maaf Usai Buat Kontroversi di Rumah Duka Vidi Aldiano
Sule, pelawak senior Indonesia, baru-baru ini meminta maaf setelah membuat konten di luar rumah duka Vidi Aldiano yang baru saja meninggal. Permintaan maaf ini muncul sebagai respon terhadap berbagai reaksi netizen yang beragam, mulai dari dukungan hingga kecaman.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez
Dalam klarifikasinya, Sule mengakui kesalahannya dan menekankan bahwa niatnya tidak untuk mencari keuntungan. Video yang diunggah telah dihapus setelah publikasi mengundang banyak perdebatan.
Dalam klarifikasinya, Sule menyampaikan, "Kami terima masukan, kalau memang salah ya minta maaf. Saya tidak ada indikasi apa pun, yang jelas saya minta maaf semuanya ini menjadi pro dan kontra."
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya tidak memasuki rumah Vidi, melainkan hanya berada di luar sambil membuat konten. Sule menegaskan, "Itu pun saya enggak masuk ke dalam, hanya di luar, di jalan saja."
Lebih lanjut, Sule menjelaskan bahwa video tersebut tidak dimonetisasi dan tidak ada niatan untuk mencari keuntungan dari situasi tersebut. Ia menyatakan, "Kalau istilahnya kami cari cuan di situ, kami tidak monetize," dan menekankan bahwa video tersebut sudah di-take down.
Walaupun banyak yang mengkritik, Sule juga mencatat bahwa ada sejumlah orang yang mengucapkan terima kasih atas video tersebut yang dianggap membantu memberikan gambaran tentang situasi saat melayat.
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) dalam usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya sejak tahun 2019. Selama masa perawatan, ia sempat menghentikan karier musiknya untuk fokus pada pengobatan.
Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Di bulan Juni 2025, Vidi mengungkapkan bahwa kanker yang dideritanya telah menyebar. Ia menyampaikan bahwa pengobatan yang diterimanya merupakan obat yang pertama kali diresepkan oleh dokter saat ia didiagnosis di Singapura.
Kondisi kesehatannya yang terus menurun sangat mempengaruhi kariernya, tetapi Vidi tetap berusaha untuk menginspirasi banyak orang dengan perjuangannya dalam melawan penyakit ini.
Ia dikenal oleh banyak penggemar tidak hanya sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai pembawa semangat bagi orang lain yang menghadapi kondisi serupa.
Jenazah Vidi disalatkan di Masjid Jami' Ath-Thoyyiba, yang berada dekat dengan kediamannya. Proses salat dilakukan pada Minggu (8/3) pukul 07.00 WIB.
Setelah prosesi salat, jenazahnya diberangkatkan ke TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada pukul 07.40 WIB untuk dimakamkan. Banyak kerabat dan sahabat hadir, menandai suasana duka yang mendalam dari kehilangan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: