Tol Japek II Selatan Resmi Dibuka untuk Mendukung Pemudik 2023
Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan kini resmi dibuka fungsional untuk mendukung para pemudik menjelang Lebaran tahun ini. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, telah melakukan peninjauan dan menemukan dua titik yang masih dalam proses perbaikan.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Meskipun demikian, pengelolaan arus lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 telah dipersiapkan untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik. Agus menjelaskan bahwa perbaikan di Kilometer 16 dan Kilometer 13 dijadwalkan selesai dalam waktu dekat.
Jalan Tol Japek II Selatan yang menghubungkan Sadang hingga Setu merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik. Dalam peninjaun pada hari Minggu (8/3), Agus Suryonugroho menemukan dua titik, yaitu Kilometer 16 dan Kilometer 13, yang masih membutuhkan perbaikan.
Pihak pengelola tol menjanjikan bahwa perbaikan di kedua titik tersebut akan selesai dalam dua hingga tiga hari mendatang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik yang menggunakan tol ini.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Tol fungsional ini dirancang khusus untuk mengurangi kepadatan pada arus balik Lebaran, terutama di jalan-jalan kritis. Agus menjelaskan, 'Ruas dari Sadang ke Bojongmangu juga akan berfungsi baik selama arus mudik maupun arus balik.'
Korlantas Polri telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas di beberapa titik strategis seperti Exit Tol Bojongmangu dan Setu untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. Dengan demikian, diharapkan pemudik bisa menjalani perjalanan dengan lebih lancar.
Empat exit tol akan beroperasi untuk memastikan distribusi kendaraan yang lebih baik. Jika terdapat peningkatan volume kendaraan, arus dari tol fungsional akan dialihkan melalui Deltamas untuk mengurangi kepadatan di Exit Setu.
Selama Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri akan memanfaatkan teknologi pemantauan lalu lintas untuk mengelola arus kendaraan dan menyiapkan pos pengaturan di titik keluar yang rawan kepadatan. Hal ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pemudik.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: